PAMEKASAN, Jawa Pos Radar Madura – Sekolah Sepak Bola (SSB) Cahaya Muda Pamekasan U-14 terus mematangkan persiapan sebelum mejalani kejuaraan BRI Youth Champions League 2026. Kesebelasan ini menjadi satu-satunya klub yang menjadi wakil Regional Office (RO) BRI Surabaya atau Jawa Timur di kompetisi nasional itu.
Tiket ini diraih setelah melewati fase regional pada April lalu. Sekretaris SSB Cahaya Muda M. Sobri mengatakan, timnya ditunjuk BRI sebagai wakil dari Pulau Garam. Mereka mampu melewati fase grup dengan hasil positif, meski perjalanan tak mudah.
”SSB Cahaya Muda ditunjuk oleh BRI mewakili Madura. Lalu kita bertanding di fase grup Regional Jawa Timur dan menang melawan SSB Persela, Bojonegoro, Sidoarjo, dan Surabaya,” ujar Sobri.
Sebanyak 12 pemain disiapkan untuk tampil di pentas nasional yang akan digelar di Jakarta. Mereka akan menghadapi tiga wakil regional lain dari Kota Bandung, Bandar Lampung, dan Jakarta. Partai puncak dijadwalkan berlangsung pada Minggu (16/8).
Sobri menegaskan, tim Cahaya Muda U-14 membidik hasil terbaik untuk mengharumkan nama Madura di level nasional. Dia berharap seluruh pemain dalam kondisi sehat dan mampu menjaga fokus. Sebab, lawan yang dihadapi pada fase nasional bukan tim sembarangan. ”Lawan kita ini bukan tim abal-abal,” tegasnya.
Menurut Sobri, keberhasilan melewati fase grup menjadi modal penting bagi tim Cahaya Muda U-14. Anak asuhnya sempat tidak percaya diri saat menjalani pertandingan pertama. Namun, mental pemain perlahan terbangun.
Cahaya Muda mampu mengalahkan akademi sepakbola lainnya di fase grup. Hasil yang sama juga diharapkan saat melawan tim lain di pentas nasional.
Sobri percaya bahwa melatih pemain usia di bawah 14 tahun membutuhkan pendekatan khusus. Kesabaran dan ketelatenan menjadi kunci dalam membentuk mental serta kemampuan pemain muda.
”Kalau kita bicara melatih anak didik di bawah 14 tahun itu harus sabar dan telaten. Mereka kalau dimarahi masih ketawa. Kalau kita suruh ke barat, kadang mereka ke timur,” ujar Sobri.
Sementara itu, Area Head BRI Pamekasan Wilayah Madura Yusuf Setiawan menjelaskan, BRI Youth Champions League merupakan hasil kolaborasi BRI dengan FC Barcelona. Kompetisi tersebut melibatkan SSB U-14 dari berbagai wilayah di Indonesia.
Sebelum pertandingan final, empat wakil regional akan mendapat coaching clinic atau sesi pembinaan khusus. Dia menginginkan coaching clinic bisa menjadi bekal tambahan bagi para pemain. Mereka akan mendapatkan pengalaman dan pengetahuan sebelum bertanding di partai penentuan.
Di sisi lain, ajang tersebut juga menjadi pintu bagi pemain muda untuk menembus level internasional. Satu pemain terbaik akan dipilih untuk mendapat kesempatan berlatih langsung di FC Barcelona.
Pemain terpilih dijadwalkan berangkat ke Barcelona pada November 2026. Kesempatan itu menjadi motivasi tambahan bagi seluruh peserta untuk tampil maksimal. ”Satu pemain terpilih akan terbang ke Barcelona,” tukasnya. (afg/bil)
Editor : Amin Basiri