SUMENEP, RadarMadura.id – Pengurus Kabupaten Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Sumenep berupaya menambah jumlah atlet. Sebab, hingga sekarang jumlahnya terbatas. Salah satu langkah yang dilakukan yakni menggandeng Musyawarah Guru Mata Pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (MGMP PJOK).
Ketua Harian FOPI Sumenep Taufik Rahman mengatakan, saat ini jumlah atlet yang dimiliki terbatas. Tercatat, ada sekitar 15 atlet yang aktif. Itu pun terdiri dari berbagai kelompok umur, meliput junior dan senior.
”Jumlah itu masih kurang karena ke depan kami akan menghadapi banyak kejuaraan. Kami ingin mencari lebih banyak atlet, terutama dari kalangan pelajar agar persiapan menghadapi berbagai kompetisi bisa lebih maksimal,” katanya.
Taufik mengaku sudah menyiapkan berbagai langkah untuk menjaring atlet lebih banyak. Salah satunya dengan menggandeng MGMP PJOK. Kerja sama tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan kejuaraan internal yang melibatkan para guru PJOK.
”Setiap sekolah diminta untuk mengirimkan siswa terbaiknya agar nanti bisa dilihat mana yang layak bergabung sebagai atlet petanque,” ucapnya.
Selain menggelar kejuaraan, FOPI juga memberikan sosialisasi mengenai olahraga petanque kepada para guru. Kegiatan tersebut akan kembali digelar sebagai upaya memperluas pengenalan cabang olahraga tersebut di lingkungan sekolah.
”Kami berharap proses penjaringan atlet berlangsung lebih efektif agar potensi atlet muda di Sumenep teridentifikasi sejak dini dan dipersiapkan untuk memperkuat kontingen pada berbagai ajang kompetisi mendatang,” tukasnya. (iqb/bil)
Editor : Amin Basiri