BANGKALAN, RadarMadura.id – Madura United (MU) resmi mengakhiri kerja sama dengan salah satu pilar pentingnya di musim 2025/2026, yaitu Kerim Palic.
Pemain impor asal Bosnia-Herzegovina tersebut mundur dari MU karena alasan keluarga.
Dirut PT Polanah Bola Madura Bersatu (PBMB) Annisa Zhafarina menyatakan, Kerim Palic sebenarnya masih terikat kontrak dengan tim kebanggaan masyarakat Pulau Garam.
Bahkan, gelandang bertahan berpostur jangkung tersebut telah menyampaikan komitmennya untuk terus melanjutkan kontraknya bersama MU.
”Namun, akhirnya dia memutuskan untuk mengundurkan diri dan mengakhiri kontraknya karena alasan keluarga,” ujarnya.
Pemain bernomor punggung lima tersebut sempat datang ke Madura saat skuad Laskar Sape Kerrap melakukan bersama di Stadion Gelora Bangkalan (SGB).
Namun yang berbeda, dia datang ke Indonesia seorang diri tanpa didampingi istri dan anaknya.
”Rindu dan kekhawatiran mendalam terhadap keluarganya, terutama anaknya yang masih kecil membuat dia tak fokus dan memilih mundur. Setibanya di Madura, Kerim langsung menyampaikan perpisahan secara baik-baik kepada manajemen (klub),” imbuhnya.
Annisa menyebut, tenaga dan kontribusi Kerim Palic sebenarnya masih dibutuhkan untuk musim depan.
Namun karena alasan kemanusiaan, MU memilih merelakan keputusan pemain yang musim lalu berperan sebagai pemotong serangan lawan tersebut.
”Dia datang secara langsung dan pamit secara baik-baik. Kontribusimu sangat luar biasa, sampai jumpa di lain waktu,” katanya.
Pemain berusia 29 tahun itu bergabung dengan MU di pertengahan musim 2024–2025.
Peran dan kontribusi yang cukup baik membuat manajemen MU memilih mempertahankannya di musim 2025–2026.
Dia termasuk pemain yang berkontribusi besar bagi MU yang nyaris terdegradasi di dua musim terakhir. (jup)
Editor : Hera Marylia Damayanti