Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Gagal Rebut Medali Emas, Voli Pantai Sumenep dalam Kejurprov U-17

Amin Basiri • Rabu, 8 Juli 2026 | 08:10 WIB
FOKUS: Tim putra PBVSI Sumenep (baju merah) saat berlaga di kejurprov di lapangan yang berlokasi di Desa Pabian, Kecamatan Kota, pada Rabu (1/7).
FOKUS: Tim putra PBVSI Sumenep (baju merah) saat berlaga di kejurprov di lapangan yang berlokasi di Desa Pabian, Kecamatan Kota, pada Rabu (1/7).

SUMENEP, RadarMadura.id - Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Sumenep menurunkan 15 tim dalam ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Voli Pantai U-17 yang digelar di Kota Keris.

Sayangnya, belasan tim yang diturunkan itu tidak ada yang berhasil meraih medali emas. Mereka hanya mampu menduduki peringkat 3 dan 4. 

Belasan tim tersebut dibagi ke dalam dua nomor pertandingan, yakni kategori 2x2 dan 4x4.

Pada nomor 2x2, PBVSI Sumenep mengirim sembilan tim yang terdiri atas 5 tim putra dan 4 tim putri. 

Sementara pada nomor 4x4 terdapat enam tim yang diterjunkan, masing-masing 4 tim putra dan 2 tim putri.

Untuk pertandingan nomor 2x2, tim putra berhasil meraih juara tiga. Sedangkan tim putri finis di posisi keempat. Pada pertandingan nomor 4x4, tim putri sukses mengamankan peringkat ketiga.

Tim putra hanya mampu bertahan di peringkat empat besar hingga akhir kompetisi.

Koordinator Bidang Pembinaan dan Prestasi PBVSI Sumenep Taufik Rahman mengatakan, capaian atlet tersebut dinilai sudah membanggakan.

Mengingat persiapan tim dalam menghadapi kejurprov berlangsung dalam waktu yang singkat.

”Kita memang gagal dapat juara pertama. Itu wajar karena persiapan kita sangat terbatas,” katanya. 

Taufik menjelaskan, program latihan sempat terkendala karena berbenturan dengan pelaksanaan Piala Wali Kota Surabaya.

Akibatnya, latihan intensif bagi atlet U-17 hanya dapat dilakukan sekitar satu bulan sebelum kejuaraan bergulir.

”Kami memang terbentur jadwal. Latihan intensif hanya sekitar satu bulan, sehingga waktu persiapannya sangat terbatas,” terangnya.

Menurut Taufik, pengalaman bertanding para atlet tergolong minim sehingga keikutsertaan dalam kejurprov menjadi bekal penting untuk meningkatkan mental dan kualitas permainan.

Dirinya optimistis atlet bisa tampil lebih baik dengan pembinaan yang lebih panjang dan jam terbang yang semakin banyak.

”Tentu capaian ini akan terus kita evaluasi agar voli pantai Sumenep mampu meraih prestasi yang lebih tinggi pada kejuaraan-kejuaraan berikutnya,” tukasnya. (iqb/bil)

Editor : Amin Basiri
#Kejurprov Voli Pantai #pbvsi sumenep