SUMENEP, RadarMadura.id – Kabupaten Sumenep menjadi tuan rumah pelaksanaan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Voli Pantai 2026.
Kejuaraan tingkat Jawa Timur tersebut bakal digelar 1 Juli mendatang. Namun, renovasi lapangan voli pantai belum rampung.
Koordinator Bidang Pembinaan dan Prestasi PBVSI Sumenep Taufik Rahman mengatakan, pelaksanaan Kejurprov Voli Pantai dijadwalkan mulai 1 Juli 2026.
Saat ini, panitia dan pengurus tengah fokus menyelesaikan berbagai kebutuhan teknis maupun nonteknis guna memastikan pelaksanaan berjalan lancar.
”Persiapannya terus kita matangkan,” katanya kepada JPRM kemarin (18/6).
Menurut Taufik, salah satu prioritas utama adalah pembenahan fasilitas pertandingan.
Lapangan voli pantai yang akan digunakan untuk kompetisi sedang direnovasi agar sesuai standar penyelenggaraan kejuaraan tingkat provinsi.
”Persiapan saat ini sudah mencapai sekitar 80 persen. Kami melakukan renovasi lapangan, termasuk penambahan pasir agar kondisi arena pertandingan lebih baik dan nyaman bagi atlet yang akan bertanding,” ucapnya.
Selain pembenahan lapangan, PBVSI Sumenep juga melakukan penambahan berbagai sarana pendukung.
Sejumlah perlengkapan seperti bola dan net baru telah disiapkan guna menunjang kelancaran kompetisi.
Dia mengungkapkan, panitia menyiapkan dua lapangan yang bisa digunakan secara bersamaan.
Lapangan tersebut diperuntukkan bagi nomor putra dan putri sehingga pelaksanaan pertandingan berjalan lebih efektif sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
”Kita pastikan lapangannya itu sudah sesuai standar kejurprov,” ungkap Taufik.
Taufik menjelaskan, Kejurprov Voli Pantai 2026 direncanakan berlangsung selama delapan hari.
Empat hari pertama akan mempertandingkan kategori 2x2. Sedangkan empat hari berikutnya digunakan untuk kategori 4x4.
Format tersebut diharapkan bisa memberikan ruang kompetisi yang baik bagi seluruh peserta.
”Jadi pelaksanaannya itu akan berlangsung selama delapan hari,” terangnya.
Menurutnya, sejumlah kontingen dari berbagai daerah di Jawa Timur mulai menghubungi panitia.
Mereka menanyakan berbagai informasi terkait lokasi pertandingan, akomodasi, hingga fasilitas penunjang lainnya.
”Kami sudah memberikan arahan mengenai penginapan dan kebutuhan peserta agar para atlet dan ofisial yang datang ke Sumenep merasa nyaman selama mengikuti Kejurprov Voli Pantai 2026,” imbuh Taufik.
Anggota Komisi IV DPRD Sumenep Sami’oeddin menyarankan panitia agar menyiapkan kejurprov dengan matang. Dia tidak ingin pemain dari berbagai daerah di Jawa Timur kecewa.
Dia meminta cabor PBVSI mengkroscek secara detail semua persiapan, baik kondisi lapangan dan sarana pendukung lainnya.
”Ini bukan hanya persoalan kejuaraan voli pantai, tapi juga menentukan wajah olahraga Sumenep. Jadi, Sumenep harus bisa dipandang sebagai tuan rumah yang bagus. Makanya, itu perlu persiapan yang matang,” pesannya. (iqb/bil)
Editor : Amin Basiri