SURABAYA, RadarMadura.id – Kontingen Kickboxing Indonesia (KBI) Pamekasan pulang dengan kepala tegak dari Kejuaraan Kickboxing di Surabaya.
Meski belum mampu menyapu bersih podium, para petarung muda Bumi Gerbang Salam sukses membawa pulang 10 medali dari 10 atlet yang diturunkan.
Perinciannya, tiga medali emas, empat perak, dan tiga perunggu. Hasil tersebut menjadi modal berharga bagi KBI Pamekasan untuk menatap agenda yang lebih besar, yakni seleksi tim pusat latihan kabupaten (puslatkab) dan persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Jawa Timur.
Pelatih KBI Pamekasan Lexsi Yohanes S. Warouw mengaku cukup puas dengan capaian anak asuhnya.
Sebab, sebagian besar atlet yang diturunkan masih berada dalam tahap pembinaan dan pengembangan kemampuan bertanding.
”Yang paling penting bukan hanya medali. Kami melihat perkembangan teknik dan mental atlet saat menghadapi lawan dari berbagai daerah. Hasil ini cukup bagus untuk bahan evaluasi menuju kejuaraan provinsi dan porprov,” katanya.
Tiga medali emas dipersembahkan oleh Anggun Dwita Anggraini Safara pada nomor low kick 60 kilogram ring sport, Fara Dina Anissa di kelas light contact 57 kilogram tatami, serta Richo Andrean yang menjadi juara pertama low kick 48 kilogram ring sport.
Sementara empat medali perak diraih Aiedelluis Meilania Auriganingtiyas pada nomor point fighting 56 kilogram dan light contact 57 kilogram, Moh. Riki Suhaidi di kelas low kick 81 kilogram ring sport, serta Muh. Zacky Mirza Suganda pada nomor point fighting 69 kilogram tatami.
Adapun tiga medali perunggu disumbangkan Sayyid Ahmad Alfansori di kelas low kick 54 kilogram ring sport, Muhammad Zanzibar Rivano pada nomor kick light 63 kilogram tatami, dan Moh. Romadani Syafi’i di kelas low kick 48 kilogram ring sport.
Lexsi menilai capaian tersebut menunjukkan kualitas atlet kickboxing Pamekasan terus berkembang.
Terlebih, beberapa atlet mampu menembus partai final dan bersaing ketat dengan lawan-lawan yang lebih berpengalaman.
”Kejuaraan ini menjadi tolok ukur kemampuan atlet. Kami akan memperbaiki kekurangan yang masih terlihat selama pertandingan agar saat masuk agenda berikutnya mereka lebih siap bertanding,” tandasnya. (afg/yan)
Editor : Hera Marylia Damayanti