BANGKALAN, RadarMadura.id – Federasi Olahraga Domino Nasional (Orado) Bangkalan mulai menentukan arah pembinaan. Itu dilakukan pasca adanya pengakuan keanggotaan oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) terhadap Pengurus Besar (PB) Orado.
Ketua Orado Bangkalan Helmi Fuad menyatakan, pengakuan cabang olahraganya berlangsung saat pelaksanaan rapat kerja nasional (rakernas) dan musyawarah olahraga nasional luar biasa (munsornaslub) yang digelar KONI pusat, Kamis (21/5).
Itu membuka jalan terhadap pembinaan atlet domino yang lebih terstruktur dan profesional ke depannya.
Pihaknya telah menyiapkan beberapa langkah strategis untuk mengoptimalkan pembinaan atlet domino di Kota Salak.
Antara lain, berkolaborasi dengan KONI Bangkalan selaku induk cabang olahraga. ”Kami sudah mengagendakan berkunjung ke KONI Bangkalan Rabu (3/6),” ujarnya.
Selain itu, Orado Bangkalan akan memperkuat sistem pembinaan atlet dengan cara pembentukan klub domino sebanyak-banyaknya. Serta, melaksanakan kompetisi secara rutin dan berjenjang.
”Pembinaan tanpa kompetisi tidak ada gunanya. Maka, kami dalam waktu dekat juga mengagendakan untuk menggelar kejuaraan lagi,” katanya.
Alumnus Fakultas Hukum Universitas Trunodjoyo Madura itu menambahkan, cabang olahraganya juga ingin mengubah stigma masyarakat tentang domino.
Karena selama ini permainan domino dianggap identik dengan perjudian dan hanya sebatas hiburan.
”Kami ingin mengampanyekan bahwa domino merupakan olahraga prestasi yang mengedepankan strategi, konsentrasi, dan membutuhkan ketelitian,” katanya. (jup)
Editor : Amin Basiri