SUMENEP, RadarMadura.id – Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) Sumenep memiliki waktu panjang untuk mempersiapkan atlet binaannya bertanding dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jawa Timur. Sebab, kejuaraan single event tersebut akan digelar September mendatang.
Ketua PABSI Sumenep Rusdi Rahman mengatakan, kejurprov awalnya akan dilaksanakan pertengahan tahun ini, namun akhirnya ditunda September.
Waktu panjang itu harus dimaksimalkan untuk mempersiapkan atlet binaannya agar tampil maksimal.
”Latihan intens kita lakukan. Atlet PABSI tidak boleh berhenti latihan karena itu bisa berpengaruh terhadap berat badan atlet,” ujarnya.
Hingga saat ini belum dilakukan seleksi atlet yang akan diutus tampil di kejurprov. Namun, pihaknya mewanti-wanti agar atlet angkat besi terus melakukan latihan. Ketika kejuaraan sudah mendekati, seleksi akan dilaksanakan.
”Untuk sementara ada empat atlet senior yang berpotensi dikirim, kemudian yang junior lima orang. Tapi itu belum pasti, kita lihat lagi nanti,” imbuhnya.
Rahman menambahkan, cabang olahraganya tidak sembarang dalam memilih atlet yang akan diutus tampil dalam kejurprov.
Sehingga, hanya atlet yang berpeluang juara yang akan dipilih. Oleh sebab itu, perlu proses seleksi yang ketat.
”Kita tidak mau hanya sekadar mengirim. Tapi, kita ingin atlet yang dikirim itu berpelung untuk juara,”tegas Rusdi. (iqb/jup)
Editor : Amin Basiri