BANGKALAN, RadarMadura.id – Madura United (MU) tampil agresif saat menghadapi PSM Makassar di laga pemungkas BRI Super League yang digelar di Stadion Gelora Bangkalan (SGB), Sabtu (23/5).
Meski begitu, tak mudah bagi MU untuk mencetak gol pembuka.
Buktinya, butuh 43 menit bagi MU untuk mencetak gol ke gawang PSM Makassar yang dikawal M. Reza Arya Pratama.
Gol pembuka yang dicetak Junior Brandao tersebut bertahan hingga babak pertama berakhir.
Di babak kedua, MU tetap tampil menyerang. Hasilnya, di menit ke-54 MU mampu menggandakan keunggulan lewat gol yang kembali dicetak Junior Brandao.
Setelah tertinggal 2-0, tim lawan memberikan perlawanan yang cukup ketat.
Namun, MU mampu mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir.
Tiga poin yang diraih memastikan MU terhindar dari degradasi.
Sementara tim yang akan turun kasta musim depan adalah Persis Solo.
Karteker MU Rahmat Basuki menilai, PSM Makassar tampil cukup baik saat meladeni permainan timnya.
Bahkan, anak asuhnya seakan frustasi karena kesulitan mencetak gol di babak pertama.
Namun, keberuntungan berpihak kepada timnya. Sebelum babak pertama usai, gol yang ditunggu-tunggu akhirnya tercipta.
Sedangkan di babak kedua, timnya tampil lebih konsisten dan mengatur ritme pertandingan dengan baik.
"Pemain mengikuti semua instruksi yang kami berikan di ruang ganti. Alhamdulillah, game plan yang disiapkan berjalan di pertandingan kali ini," katanya.
Pemain MU Gio Numberi mengaku sangat bersyukur karena timnya mampu meraih kemenangan di laga penutup.
Hasil tersebut memastikan timnya tetap bertahan di kompetisi teratas sepak bola tanah air musim depan.
"Ada rasa bangga dari kami bisa membawa tim ini bertahan di Liga 1," katanya. (jup)
Editor : Hera Marylia Damayanti