SAMPANG, RadarMadura.id – Persesa Sampang legend tumbang atas Persebaya Surabaya legend, Kamis (14/5). Pertandingan pembuka kompetisi usia 40 tahun (U-40) itu dimenangkan tim tamu dengan skor cukup telak.
Pertandingan kedua tim berlangsung 60 menit. Pada babak pertama, kedua tim saling unjuk kebolehan. Namun, tim kesebelasan Persebaya legend lebih perkasa. Yakni, dengan menutup babak pertama dengan skor 4-1.
Satu gol penghibur di kubu Persesa dicetak Moh. Iqbal Fathoni. Sesangkan di babak kedua, Persesa dan Persebaya legend sama-sama hanya bisa mencetak satu gol. Sehingga, pertandingan ditutup dengan skor 5-2.
Ketua Askab PSSI Sampang Moh. Iqbal Fathoni mengatakan, organisasinya sengaja menggulirkan kompetisi U-40. Sebab, olahraga sepak bola digandrungi semua lapisan masyarakat. Termasuk orang yang telah lanjut usia.
”Askab PSSI Sampang hadir untuk semuanya dari hulu hingga ke hilir. Artinya, kita tidak membedakan, antara yang muda dan yang tua semuanya kami wadahi untuk kemajuan sepak bola Sampang,” ungkapnya.
Pengembangan sepak bola tidak boleh hanya fokus para talenta muda. Namun, para legenda juga harus dirangkul agar bisa melahirkan pemain sepak bola yang profesional.
”Bahkan sejauh ini para legenda-legenda sepak bola di Sampang masih tetap semangat untuk tetap memajukan sepak bola di Kota Bahari. Semoga legenda-legenda di Kota Sampang bisa terlahir kembali untuk membangkitkan kembali asmosfer sepak bola di Sampang menjadi lebih dikenal dan lebih maju,” tandasnya. (bai/jup)
Editor : Amin Basiri