JAKARTA, RadarMadura.id – Bank Rakyat Indonesia (BRI) kembali menunjukkan perannya dalam mendukung ekosistem olahraga nasional melalui penyaluran bonus bagi atlet dan pelatih peraih medali pada ASEAN Para Games ke-13 di Thailand.
Penyaluran bonus dilakukan pada Selasa (17/3) bekerja sama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia dengan mekanisme transfer langsung ke rekening masing-masing penerima.
Menteri Pemuda dan Olahraga RI Erick Thohir mengatakan, pencairan bonus tersebut merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto sebagai bentuk penghargaan negara atas prestasi atlet disabilitas.
Menurutnya, mekanisme penyaluran dilakukan secara langsung guna memastikan transparansi, kecepatan, serta ketepatan sasaran.
“Seluruh dana bonus ditransfer langsung ke rekening masing-masing atlet, sehingga dapat diterima secara cepat, transparan, dan tepat sasaran. Ini merupakan komitmen pemerintah untuk memastikan bahwa prestasi atlet dihargai secara adil dan setara,” ujarnya.
Sebagai mitra strategis pemerintah, BRI memastikan proses penyaluran berjalan lancar dan efisien. Tercatat, BRI telah menyalurkan dana dengan total mencapai sekitar Rp365 miliar kepada 341 penerima yang terdiri dari 241 atlet dan 100 pelatih.
Seluruh bonus tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas capaian prestasi yang diraih dalam ajang olahraga tingkat regional tersebut.
Menariknya, kewajiban pajak atas bonus sepenuhnya ditanggung oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga, sehingga para penerima dapat menerima dana secara utuh.
Direktur Utama BRI Hery Gunardi menegaskan bahwa keberhasilan penyaluran ini merupakan wujud komitmen perseroan dalam mendukung program pemerintah. Ia menambahkan, BRI memastikan seluruh proses dilakukan secara cepat, aman, dan transparan.
“Kami bangga dapat berperan dalam mendukung apresiasi negara kepada para atlet yang telah mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Hery menyampaikan bahwa BRI juga menghadirkan nilai tambah melalui program literasi keuangan bagi para atlet.
Program tersebut bertujuan agar bonus yang diterima dapat dikelola secara bijak untuk mendukung keberlanjutan finansial di masa depan.
Pada ajang ASEAN Para Games 2026, kontingen Indonesia mencatatkan prestasi membanggakan.
Indonesia berhasil meraih 135 medali emas, 143 perak, dan 114 perunggu, serta menempati peringkat kedua klasemen akhir.
Capaian tersebut melampaui target awal dan menjadi bukti nyata semangat juang para atlet Tanah Air di kancah internasional.
Adapun besaran bonus yang diberikan pemerintah bervariasi, di antaranya Rp1 miliar untuk medali emas nomor perorangan, Rp800 juta untuk nomor ganda, dan Rp500 juta untuk nomor beregu.
Sementara itu, pelatih menerima bonus sebesar Rp300 juta untuk nomor perorangan dan ganda, serta Rp400 juta untuk nomor beregu.
Erick Thohir menambahkan bahwa penghargaan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh insan olahraga Indonesia untuk terus berprestasi.
“Penghargaan ini bukan hanya bentuk apresiasi, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh insan olahraga Indonesia untuk terus mengharumkan nama bangsa,” tegasnya.
Melalui peran aktif ini, BRI semakin memperkuat posisinya sebagai mitra terpercaya pemerintah dalam mendukung program strategis nasional.
Selain itu, kontribusi tersebut juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan atlet Indonesia secara berkelanjutan. (*/dry)
Editor : Hendriyanto