SUMENEP, RadarMadura.id – Prestasi yang dicetak atlet cabang olahraga (cabor) Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Sumenep masih terbatas. Maka, FOPI memilih tetap intens mendorong atletnya berlatih, utamanya atlet junior.
Ketua Harian FOPI Sumenep Taufik Rahman mengatakan, atlet yang berprestasi bisa dihitung dengan jari.
Atlet yang intens dikirim ke berbagai kejuaraan bergengsi (baik nasional maupun internasional) baru satu orang, yakni Bagas Syarief Hidayat.
”Kami menginginkan prestasi yang ditoreh Bagas ini ditularkan ke atlet lainnya,” katanya.
Taufik mengaku, setiap hari intens melatih atlet binaannya. Setiap latihan, pihaknya juga melibatkan Bagas. Tujuannya, agar ilmu yang dimiliki Bagas bisa diajarkan ke atlet lainnya.
”Kami minta atlet lainnya menjadikan Bagas sebagai motivator untuk menoreh prestasi di masa mendatang,” ulasnya.
Menurut dia, latihannya itu dilakukan setiap hari. Baik atlet junior maupun senior. ”Karena kalau tidak latihan akan berdampak pada fisik dan kemampuan. Kita tidak ingin stamina atlet menurun,” tandas Taufik. (iqb/yan)
Editor : Amin Basiri