BANGKALAN, RadarMadura.id – Federasi Olahraga Domino Nasional (Orado) Bangkalan merancang skema pembinaan secara terstruktur dan sistematis.
Harapannya, mampu mencetak atlet berprestasi di tingkat regional dan nasional.
Ketua Federasi Orado Bangkalan Hemli Fuad menyatakan, permainan domino digandrungi semua golongan.
Mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa. Tetapi, selama ini belum pernah ada wadah yang menampung pencinta permainan domino.
"Maka dengan hadirnya orado kami ingin permainan domino tidak dianggap sekadar hiburan, tetapi juga menjadi wadah pembinaan untuk meraih prestasi, " ujarnya.
Pengurus Besar (PB) Federasi Orado telah mengagendakan kejuaraan nasional (kejurnas) di akhir April mendatang.
Atlet yang akan bertanding dalam kejuaraan itu berasal dari delegasi masing-masing pengurus provinsi (pengorov).
Sedangkan pemilihan atlet oleh Pengorov Orado Jatim akan ditentukan berdasarkan hasil kejuaraan provinsi (kejurprov).
"Maka sebelum kejurprov akan ada kejuaraan kabupaten (kejurkab). Pemenangnya kami kirim bertanding di kejurprov," inbuhnya.
Helmi mengaku masih melakuan rapat internal untuk menentukan pelaksanaan kejurkab.
Sebab, banyak hal yang perlu dipersiapkan sebelum menggelar kejuaraan single event tersebut.
"Persiapannya bukan hanya soal waktu dan tempat, tetapi juga berkaitan dengan atlet atau peserta kejurkab. Sebab, ada beberapa aturan dalam kompetisi permainan domino yang harus dipahami," katanya. (jup/han)
Editor : Amin Basiri