PAMEKASAN, RadarMadura.id - Debut Carlos Parreira bersama Madura United (MU) bakal berhadapan dengan skuad Broneo FC.
Pertandingan ini menjadi tantangan bagi pelatih asal Brasil tersebut.
Sebab, tim lawan memiliki rekor kandang paling stabil di Liga 1 musim ini.
Ahmad Nufiandani dan kawan-kawan bakal menantang pemuncak klasemen dalam laga lanjutan pekan ke-13 BRI Super League 2025/2026 pada Sabtu (22/11).
Parreira menegaskan bahwa timnya datang bukan untuk menyerah sebelum bertanding.
Sejak mendarat di Pulau Garam, Parreira bergerak cepat membaca kekuatan lawan.
Dia membedah pola serangan Borneo yang agresif, kecepatan transisi, hingga dominasi lawan di Samarinda.
Fokus kami untuk mendapatkan hasil yang terbaik. Kami akan berusaha maksimal, tuturnya.
Parreira paham bahwa MU butuh kemenangan untuk membuka babak baru.
Tiga poin perdana menjadi harga penting, bukan hanya untuk klasemen, tetapi untuk memulihkan mental pemain.
Sebab, hasil pertandingan sebelumnya sering mengalami hasil yang buruk.
Pelatih berusia 44 tahun itu melihat laga kontra Borneo FC sebagai momentum untuk menegaskan identitas permainan yang kini dia bangun.
Tantangan itu semakin berat karena tim berjuluk Pesut Etam itu selalu tampil garang di kandang dan hampir tak terkalahkan.
Dari internal klub, manajemen MU juga memberi dukungan penuh.
Mereka percaya filosofi yang dibawa Parreira, disiplin, agresif, dan terstruktur akan memberikan warna baru.
Pelatih anyar itu dianggap paling sesuai dengan visi klub yang ingin tampil atraktif, namun tetap seimbang.
Kami percaya, dengan kerja sama yang solid antara pelatih, pemain, dan seluruh elemen klub, MU bisa kembali ke jalur yang diharapkan dan tim ini bisa berjuang bersama membawa nama Madura lebih tinggi, harap Direktur Utama PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB) Annisa Zhafarina. (afg/bil)
Editor : Amin Basiri