PAMEKASAN, RadarMadura.id - Laga pekan ke-8 Super League 2025/2026 kembali mengalami perubahan jadwal.
Pertandingan yang semula diagendakan awal Oktober, resmi diundur ke Desember.
Keputusan ini diambil sebagai bentuk kompromi dengan agenda Timnas Indonesia yang harus tampil di putaran keempat kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Salah satu yang terdampak adalah duel kandang Madura United (MU) kontra Semen Padang FC.
Partai yang mestinya digelar pada Sabtu (4/10) di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP) Pamekasan itu akhirnya dijadwalkan ulang menjadi Minggu (28/12).
Media Officer MU Ferdiansyah Alifurrahman menegaskan, perubahan jadwal ini tidak selalu berdampak negatif.
Justru jeda panjang memberi kesempatan bagi Laskar Sape Kerrap untuk melakukan evaluasi, sekaligus memulihkan kondisi fisik dan mental pemain.
”Dampaknya (pengunduran jadwal kandang, Red) positif karena bisa mempuyai waktu lebih panjang untuk evaluasi dan recovery menatap pekan berikutnya pada 16 Oktober melawan Dewa United, ungkap Ferdi kemarin (30/9).
Tambahan waktu itu menjadi krusial setelah hasil kurang maksimal di laga terakhir.
MU harus puas bermain imbang 0-0 saat menghadapi PSBS Biak di pekan ketujuh.
Hasil tersebut menunjukkan beberapa pemain belum berada dalam kondisi prima untuk tampil penuh sepanjang pertandingan.
Sebelumnya, MU juga takluk 1-4 dari Malut United. Kekalahan telak itu menyoroti rapuhnya lini belakang sekaligus menegaskan perlunya pemulihan fisik agar kesalahan serupa tidak terulang. Gol hiburan MU saat itu dicetak Jordy Wehrmann.
Hingga pekan ketujuh, MU masih tertahan di posisi ke-15 klasemen sementara dengan koleksi enam poin hasil dari satu kemenangan, tiga kali imbang, dan tiga kali kalah.
Situasi ini membuat kebutuhan untuk bangkit semakin mendesak, terutama dengan persaingan ketat di papan bawah.
Dengan mundurnya laga kandang, MU ibarat mendapat hadiah waktu.
Jeda panjang bisa dimanfaatkan penuh untuk memperbaiki kelemahan sekaligus memulihkan tenaga pemain.
Targetnya jelas, saat meladeni Dewa United, Laskar Sape Kerrap harus tampil lebih segar, lebih bertenaga, dan siap mengangkat posisi di papan klasemen. (afg/han)
Editor : Amin Basiri