PAMEKASAN, RadarMadura.id – Atlet kickboxing dan muay thai di Pamekasan punya ruang untuk menyalurkan kemampuan.
Ajang fight burning combat (FBC) di Master Gym bisa menjadi sarana pembuktian para petarung muda di Pamekasan dan Madura.
Ketua Muay Thai Indonesia (MI) Pamekasan Ary Budiarto menyampaikan, setiap event merupakan kesempatan emas bagi atlet untuk tampil percaya diri.
Dia menilai bahwa atlet begitu antusias dalam mengikuti kompetisi tersebut. Pihaknya ingin memberikan ruang berkelanjutan dengan menyiapkan season berikutnya.
Menurut Ary, kebutuhan utama atlet bukan sekadar latihan rutin, tetapi juga ajang pembuktian.
Dengan adanya kompetisi, kemampuan mereka bisa terukur, sekaligus melatih mental untuk menghadapi pertarungan di level lebih tinggi.
”Para petarung muda dari Pamekasan terlihat bersemangat menampilkan teknik terbaik mereka.
Meski sebagian masih baru, kesempatan tampil di atas ring menjadi pengalaman berharga untuk menguji seberapa jauh hasil latihan selama ini,” ungkapnya.
Selain menyalurkan energi positif, ajang tersebut juga menumbuhkan keberanian dan disiplin.
Dua hal ini dianggap penting untuk membentuk karakter atlet yang tangguh, sekaligus siap bersaing dalam kejuaraan resmi di masa mendatang.
Bagi Ary, pertarungan tersebut menjadi alat evaluasi. Mereka bisa melihat perkembangan anak didiknya secara langsung, termasuk mengukur kesiapan menghadapi lawan dari berbagai latar belakang. Dari sini, pemetaan atlet potensial bisa lebih terarah.
Ary memastikan bahwa ruang kompetisi bagi atlet Pamekasan tidak akan berhenti di sini.
”Kami ingin semua atlet tangguh bisa bergabung. Ini bukan sekadar adu fisik, tetapi wadah menyalurkan kemampuan dan menyiapkan petarung andal Pamekasan,” tukasnya. (afg/han)
Editor : Amin Basiri