SUMENEP, RadarMadura.id – Pembinaan atlet di setiap cabang olahraga (Cabor) menjadi perhatian Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumenep. Induk cabor cabor itu meminta agar pembinaan terus diintensifkan.
Ketua Harian KONI Sumenep Abdul Kadir Al Mahdaly menyatakan, atlet tidak boleh dibiarkan tanpa latihan.
Meskipun hingga saat ini belum ada satupun kejuaraan multievent tingkat provinsi.
”Kita perintahkan cabor agar tetap melakukan pembinaan terhadap atletnya masing-masing,” ujarnya.
Salah satu kejuaraan bergengsi yang dapat dijadikan bahan evaluasi untuk mengukur berhasilan pembinaan yang dilaksanakan adalah kejuaraan provinsi (Kejurprov). Namun penyelenggaraannya bergantung pada pengurus cabor di tingkat provinsi.
”Salah satu cabor yang barhasil juara dalam kejurprov adalah IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia) Prestasi yang berhasil didapatkan adalah medali perak,” imbuhnya.
Kadir menambahkan, anggaran dana hibah untuk cabor belum sepenuhnya cair. Sehingga wajar banyak cabor yang tidak melaksanakan kegiatan atau menggelar kejuaraan internal, ”Mungkin nanti di akhir tahun baru bisa banyak kegiatan (kejuaraan),” imbunya. (iqb)
Editor : Amin Basiri