SUMENEP, RadarMadura.id – Pemkab Sumenep harus menambah jumlah sarana dan prasarana olahraga.
Sebab, terdapat beberapa cabor di Kota Keris yang belum memiliki tempat latihan yang representatif. Padahal, sebagian cabor menyumbang medali emas di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jatim.
Cabor berprestasi tersebut di antaranya akuatik dan Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI). Kedua cabor tersebut diketahui masing-masing menyumbang dua emas dalam kejuaraan bergengsi itu.
Ketua Harian KONI Sumenep Abdul Kadir Al Mahdaly mengatakan, dia tidak menampik kondisi sarana dan prasarana olahraga di Sumenep memprihatinkan. Bahkan, jumlahnya belum memadai. Salah satu contohnya cabor akuatik dan PASI.
”Untuk cabor akuatik, di Sumenep kan tidak ada tempat renang khusus yang memenuhi standar. Begitu juga dengan PASI, tidak memiliki lintasan lari,” katanya.
Meski demikian, dirinya sangat mengapresiasi perjuangan dua cabor tersebut. Meski sarana dan prasarana terbatas, mereka tetap latihan dengan maksimal. Bahkan, mampu meraih medali di Porprov IX Jatim.
”Itu hebatnya kita, meski tempat latihan tidak ada, tapi atletnya berhasil meraih medali emas,” ucap Kadir.
Kadir akan mengupayakan semaksimal mungkin berkenaan dengan sarana dan prasarana latihan cabor. Sehingga, kemampuan atlet terus meningkat dan meraih banyak medali di berbagai kejuaraan.
”Penyediaan sarana dan prasarana akan kami upayakan. Utamanya bagi cabor yang atlet binaannya meraih medali emas,” tandasnya. (iqb/yan)
Editor : Amin Basiri