PAMEKASAN, RadarMadura.id – Perjuangan kontingen Pamekasan untuk bisa masuk ke peringkat 20 besar masih terbuka lebar.
Atlet masih bisa menyumbang pundi-pundi medali untuk kabupaten berjuluk Bumi Gerbang Salam itu.
Hingga Jumat (4/7) 16.30, Pamekasan masih bertengger di posisi ke-22 dari 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur. Posisi itu bisa saja bergeser sesuai dengan poin atau perolehan medali dari setiap kontestan.
Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pamekasan Djohan Susanto optimistis bisa merangkak ke peringkat atas.
Dia percaya bahwa atlet bisa menambah perolehan banyak medali dalam kejuaraan tingkat reginal Jawa Timur itu.
”Karena, masih ada atlet di beberapa cabang olahraga (cabor) yang belum bertanding. Ini menjadi tumpuan kami untuk bisa menambah poin. Sehingga, peringkat pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur bisa terus naik,” tuturnya.
Mentan ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Pamekasan itu menyatakan, atlet telah berjuang maksimal dalam kompetisi dua tahunan tersebut. Karena itu, dia tetap mengapresiasi apa pun hasilnya.
Pada Porprov VIII Jawa Timur, kontingen Pamekasan berhasil mengumpulkan sepuluh medali emas, delapan medali perak, dan 12 medali perunggu.
Hasil itu mengantarkan Pamekasan berada di peringkat ke-24 dalam kompetisi bergengsi tersebut.
”Tahun ini, kami berangkat dengan tekad yang sama dan ingin memperbaiki prestasi. Atlet, pelatih, ofisial, sudah berjuang untuk memaksimalkan setiap pertandingan. Selebihnya, kami pasrahkan kepada Yang Maha Kuasa,” tegasnya.
Djohan berharap bahwa Pamekasan bisa meningkatkan prestasi dan masuk peringkat 20 besar.
Atlet Pamekasan harus terus berjuang dan menyumbang medali untuk meningkatkan peringkat. Dengan demikian, Pamekasan bisa menjadi salah satu kabupaten yang diperhitungkan di Jawa Timur. (afg/luq)
Editor : Amin Basiri