PAMEKASAN, RadarMadura.id – Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Pamekasan harus menerima kenyataan pahit.
Sebab, atlet catur beregu yang diutus Percasi Pamekasan tampil di babak kualifikasi Porprov IX Jatim harus pulang dengan tangan hampa. Mereka gagal merebut tiket Porprov IX Jatim.
Pelatih Percasi Pamekasan Alif Rahman menyatakan, seleksi atlet Porprov IX Jatim dilaksanakan di Kota Kediri, Senin (21/4)–Kamis (24/4).
Ada enam atlet yang didelegasikan tampil dalam babak kualifikasi tersebut.
”Hasilnya, hanya di nomor perorangan yang lolos. Sedangkan (di nomor) beregu tidak ada yang lolos,” ujarnya Senin (28/4).
Atlet beregu Pamekasan gugur di babak keenam karena tidak bisa mengalahkan wakil dari Kediri. Sehingga, hasil nilai yang diraih seri, yakni 2-2.
”Sementara nilai kabupaten lain poinnya sudah di atas kita,” tambahnya.
Alif mengeklaim atlet beregunya sudah tampil dengan baik. Meski, hasilnya tidak sesuai harapan. Sehingga, kesempatan berlaga dalam Porprov IX Jatim menjadi sirna.
”Namun, Alhamdulillah kami masih memiliki atlet perorangan yang lolos, atas nama Bimo,” imbuhnya.
Bimo akan didaftarkan di tiga nomor yang dipertandingkan dalam Porprov IX Jatim. Yakni, di nomor cepat, kilat, dan klasik.
Dia ditargetkan bisa menyumbang dua medali emas untuk Kota Gerbang Salam di Porprov IX Jatim.
”Sebentar lagi Bimo akan kami kirim tryout ke Jakarta dalam ajang internasional. Semoga pemantapan ini juga dibantu KONI,” pungkasnya. (ay/jup)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia