PAMEKASAN, RadarMadura.id – Asosiasi Futsal Kabupaten (AFK) Pamekasan harus berbenah.
Mereka tumbang 2-3 atas tim futsal Sampang dalam uji yang digelar di GOR Indoor Wijaya Kusuma, Kamis (10/4).
Sekretaris AFK Pamekasan Miftahul Arifin mengatakan, kekalahan timnya akan menjadi catatan serius.
Namun, jajaran pelatih cukup puas dengan pola permainan yang ditunjukkan pemain saat bertandang ke Kota Bahari.
”Yang menjadi evaluasi besar dalam laga tersebut adalah sentuhan akhir. Sebenarnya ada beberapa peluang yang bisa dikonversikan menjadi gol. Ada juga kesalahan individu yang tidak perlu terjadi,” ucapnya.
Pria yang karib disapa Ipin itu menambahkan AFK Pamekasan memandang laga uji coba sebagai alat ukur untuk mengetahui kesiapan sebelum bertanding di Pra-Porprov IX Jawa Timur.
Dengan demikian, kekurangan yang ada di timnya harus disempurnakan
Ketua AFK Sampang Ach. Supriyadi menyatakan kemenangan dalam laga uji coba itu mampu meningkatkan kepercayaan diri pemainnya.
Tim Futsal Kota Bahari kini semakin optimistis dalam menyambut babak kualifikasi.
”Ini sudah kali kedua kami melakukan sparing. Sebelumnya, dengan salah satu klub lokal yang ada di Sampang.
Kemudian, dengan tim futsal Pamekasan yang juga sama-sama menjadi kontestan Pra-Porprov IX Jawa Timur,” ujarnya.
Progres pemusatan latihan tim futsal Sampang cukup baik. Dia juga memastikan bahwa pemain juga dalam performa terbaik.
Saat ini cabor fokus untuk menjaga stamina menjelang babak kualifikasi porprov.
”Sejauh ini progres anak-anak sangat baik karena selama ini mereka latihan dengan rutin sesuai dengan program yang diarahkan pelatih. Ini akan menjadi laga uji coba terakhir sebelum kita berangkat pada Sabtu (19/4),” urainya.
Pria yang karib disapa Ari itu meyakinkan pemain agar tetap optimistis meski tergabung di grup neraka Pra-Porprov IX Jawa Timur.
Sampang berada di grup D bersama Kabupaten Pasuruan, Bangkalan, Surabaya, dan Lumajang. (afg/jup)
Editor : Fatmasari Margaretta