SAMPANG, RadarMadura.id – Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Sampang belum mendapat kejelasan rekomendasi untuk tampil di Porprov IX Jatim.
Sebab itu, FPTI meminta KONI Sampang selektif menurunkan atlet yang akan berlaga dalam kejuaraan multievent tersebut.
Ketua FPTI Sampang Mahardika Surya Abrianto menyatakan, cabornya bergantung penuh terhadap rekomendasi KONI. Namun, hingga saat ini belum mendapat kejelasan.
KONI harusnya selektif memilih atlet yang akan direkomendasikan untuk bertanding dalam kejuaraan dua tahunan itu. Yakni, mengukur kemampuan atlet.
”Sebelum diberangkatkan ke porprov, harusnya KONI menguji tiap atlet,” katanya.
Pria berkacamata itu menilai, pemilihan atlet porprov berdasarkan prestasi tanpa diuji kemampuan kurang fair.
Sebab, atlet yang memperoleh medali Porprov VIII belum tentu bisa mengukir prestasi di Porprov IX. ”Makanya, harus diuji lagi kemampuannya,” ujarnya.
Pihaknya berharap, atlet yang berprestasi di Porprov VIII memiliki kesempatan kembali tahun ini.
”Jangan hanya berkaca pada yang sudah berprestasi. Sebab, atlet yang lain juga sudah berusaha memantaskan diri tampil pada porprov,” tandasnya. (bai/jup)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia