SUMENEP, RadarMadura.id – Kerusakan GOR A. Yani Sumenep harus diperbaiki. Sebab, tempat tersebut akan disiapkan sebagai tempat pelaksanaan Liga 4 yang diikuti Perssu Madura City.
Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudporapar) Sumenep Mohamad Iksan menyampaikan, pihaknya terus berupaya untuk meningkatkan fasilitas olahraga di GOR A. Yani. Tujuannya, mendukung perkembangan dunia olahraga.
”Untuk di GOR A. Yani, kami akan menyiapkan untuk Liga 4 yang diikuti oleh Perssu Madura City. Arahan dari bapak bupati mengenai perbaikan sudah kami lakukan. Kami juga sudah memberikan mobil pemotong rumput untuk memelihara lapangan,” terangnya Kamis (23/1).
Sebagai upaya perbaikan, Iksan mengaku telah memulai renovasi di bagian depan stadion yang dinilai sudah tampak kusam.
”Kami akan merenovasi bagian depan stadion terlebih dahulu. Jika anggaran memadai, pengecatan stadion juga akan dilakukan secara menyeluruh,” tuturnya.
Fasilitas lain juga akan diperbaiki, termasuk pintu masuk stadion menuju kantor KONI. Iksan mengaku sudah menawarkan perbaikan GOR dengan CSR BPRS Bhakti Sumekar, tetapi belum ada jawaban.
”Kami akan tetap mengusulkan anggaran untuk perbaikan ini karena kalau ingin diperbaiki secara keseluruhan, butuh anggaran besar,” tuturnya.
Iksan mengungkapkan, biaya untuk pengecatan stadion seperti di sisi barat dan timur tribune, masing-masing membutuhkan anggaran sekitar Rp 200 juta.
”Total anggaran untuk pengecatan kedua sisi tribune tersebut bisa menghabiskan sekitar Rp 400 juta,” ungkapnya.
Saat ini pihaknya fokus pada rehabilitasi dan pengecatan bagian depan stadion dengan anggaran Rp 184 juta. ”Kami masih fokus pada bagian depan, sesuai dengan porsi anggaran,” katanya.
Iksan mengungkapkan bahwa dulu pembangunan awal GOR A. Yani menggunakan dana CSR dari Bank Jatim. Namun, tahun ini CSR Bank Jatim dialihkan untuk program pariwisata.
Baca Juga: DPRD Sumenep Dorong Pemerataan Pendidikan Daratan dan Kepulauan
Iksan berharap, dengan renovasi ini, GOR A. Yani menjadi fasilitas olahraga yang lebih representatif. Tidak hanya untuk pertandingan Liga 4, tetapi juga untuk pengembangan atlet di Sumenep. (tif/luq)
Editor : Ina Herdiyana