BANGKALAN, RadarMadura.id – Persesa Sampang meraih hasil positif di laga kedua babak penyisihan grup D Liga 4 Jatim.
Tim besutan Wimba Sutan Fanosa itu berhasil meraih tiga angka saat menjamu Cahaya Madura Muda (CMM) di Stadion Gelora Bangkalan Selasa (7/1).
Persesa Sampang mencetak gol pembuka di menit ke-18 lewat aksi striker andalannya, yaitu Bremora Anzes Damara.
Pemain nomor punggung 29 tersebut kembali mencatatkan namanya di injury time babak pertama. Gol kedua yang dicetak Bremora itu bertahan hingga babak pertama berakhir.
Di babak kedua, CMM yang tertinggal 2-0 berinisiatif tampil menyerang. Namun bukannya memperkecil ketertinggalan, CMM justru kembali kebobolan di menit ke-47.
Bremora Anzes Damara kembali menjadi malapetaka bagi CMM.
Tiga menit kemudian, CMM berhasil memperkecil ketertinggalan lewat tandukan pemain nomor punggung 4 Mustain.
Akan tetapi, Persesa Sampang mampu memperlebar keunggulan di menit ke-77 lewat Bagas Prasetya Wicaksono.
Pemain dengan nomor punggung 24 tersebut mencetak gol dari titik penalti.
Tendangan 12 pas yang dieksekusi sempat ditepis kiper CMM Bayu Ardian. Namun, bola rebound berhasil disambar untuk kali kedua oleh Bagas Prasetya.
Margin gol yang besar tidak menyurutkan semangat CMM. Tim asuhan Anis Fuad itu berhasil mencetak gol di menit ke-81.
Skor 4-2 untuk kemenangan Persesa Sampang bertahan hingga akhir pertandingan.
Pelatih Persesa Sampang Wimba Sutan Fanosa menyatakan, dirinya menginstruksikan seluruh pemainnya tampil menyerang sejak babak pertama.
Instruksi itu sudah dilaksanakan dengan baik. Transisi bertahannya pun cukup bagus.
”Saya memang ingin pemain mencetak dua sampai tiga gol. Karena itu penting bagi kami di klasemen,” ujarnya.
Meski begitu, pihaknya tidak puas karena masih kebobolan dua gol dari tim lawan.
Oleh karena itu, kelemahan-kelemahan yang terjadi di timnya akan terus dibenahi untuk menghadapi dua laga sisa. Yakni, melawa Perseba Bangkalan dan Perssu MC.
Asisten Manajer CMM M. Sobri menyatakan, laga melawan Persesa Sampang berlangsung cukup menarik.
Banyak drama yang terjadi selama 90 menit waktu normal. Namun, dirinya bersyukur pertandingan berjalan lancar meski timnya kembali meraih hasil minor.
”Anak-anak sudah bermain baik, tapi keberuntungan belum berpihak kepada kami,” katanya. (jup)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia