PAMEKASAN, RadarMadura.id – Agenda puslatkab harus diatur ulang. Sebab, jadwal yang telah ditetapkan oleh KONI Pamekasan justru melenceng dari rencana.
Sejatinya, agenda itu akan digelar KONI Pamekasan pada Juli 2024. Lalu, diagendakan kembali pada September 2024.
Namun, puslatkab belum juga terlaksana. KONI Pamekasan beralasan kegiatan tersebut masih terkendala anggaran.
”Sampai saat ini kami belum mendapat kepastian apa pun mengenai (anggaran, Red) puslatkab,” tutur Ketua Umum KONI Pamekasan Djohan Susanto.
”Kami juga sampaikan kondisi ini pada kesekretariatan KONI dan juga cabang olahraga (cabor),” imbuhnya.
Dia menjelaskan, pembahasan mengenai puslatkab sejatinya telah tuntas. Anggaran yang diajukan sekitar Rp 900 juta di perubahan anggaran keuangan (PAK).
Dana ratusan juta itu akan dipakai untuk kegiatan latihan atlet selama enam bulan.
”Ini kan sudah tinggal tiga bulan lagi untuk tahun ini. Sehingga, kemungkinan KONI Pamekasan jika dapat (anggaran puslatkab, Red) bisa jadi setengahnya dari yang kita ajukan,” terang Djohan pada JPRM.
Kegiatan untuk mempersiapkan Porprov Jawa Timur itu dimulai satu tahun sebelum agenda digelar.
Rencananya, event akbar yang akan mempertemukan 38 kabupaten/kota itu akan digelar sekitar Juni 2025.
”Doakan saja ada kepastian bulan depan. Sehingga, kami bisa segera memulai puslatkab dengan atlet,” ujarnya.
”Sebab, prinsip kami adalah semakin banyak persiapan, maka peluang untuk bisa menang juga semakin terbuka,” harapnya. (afg/luq)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia