Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Atlet Karate Pamekasan Moh. Risky Romadhoni Persembahkan Medali Perak Kumite Beregu PON XXI Aceh-Sumut

Berta SL Danafia • Sabtu, 21 September 2024 | 18:10 WIB
KUMITE BEREGU: Atlet karate Pamekasan Moh. Risky Romadhoni menunjukkan medali perak yang didapatkan dari PON XXI Aceh-Sumut, Rabu (18/9) malam.
KUMITE BEREGU: Atlet karate Pamekasan Moh. Risky Romadhoni menunjukkan medali perak yang didapatkan dari PON XXI Aceh-Sumut, Rabu (18/9) malam.

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Atlet karate asal Pamekasan Moh. Risky Romadhoni berhasil bangkit dari keterpurukan.

Meski gagal di kumite individu putra, dia mampu menyumbang medali perak di kumite beregu putra.

Doni bersama lima atlet karate lain menunjukkan kemampuan bertandingnya di PON XXI Aceh-Sumut. Mereka berhasil memenangkan empat pertandingan sekaligus dalam kejuaraan itu.

Doni bersyukur masih bisa berkontribusi dalam menambah perolehan medali untuk kontingen Jawa Timur. Baginya, capaian itu sudah cukup untuk mewakili perjuangannya.

”Tidak ada dalam kamus besar saya untuk menyerah begitu saja. Jika kita gagal dalam satu pertandingan, mungkin kita hanya kurang beruntung saat itu,” ungkapnya.

”Akan tetapi, bukan berarti kita tidak bisa berhasil di kesempatan yang lain,” imbuhnya.

Ketua Inkai Pamekasan Junaidi mengapresiasi capaian dari anak didiknya itu. Menurut dia, Doni mampu membuktikkan bahwa kegagalan merupakan kesuksesan yang tertunda.

”Andai Doni menyerah setelah kalah di partai individu, bisa saja hasilnya tidak akan sebaik ini,” katanya.

”Namun, saya yakin Doni memang pantang putus asa dan memiliki kemampuan bertanding yang cukup mumpuni,” ungkap Junaidi.

Apresiasi keberhasilan Doni juga datang dari Ketua Umum KONI Pamekasan Djohan Susanto.

Dia yang menyaksikan kekalahan Doni di laga kumite individu putra tetap memberikan dukungan moril.

”Tidak ada kemenangan yang dihasilkan oleh mereka yang putus asa. Karena saya yakin anak ini memiliki bakat yang baik. Hanya, saat itu memang kalah beruntung,” ucapnya.

Mantan ketua Askab PSSI Pamekasan itu juga menyampaikan hal yang sama bagi atlet yang belum berhasil di PON XXI Aceh-Sumut. Djohan meminta agar tidak gampang menyerah.

”Masih ada banyak kesempatan (kompetisi olahraga, Red) lain yang bisa diikuti oleh atlet,” tuturnya.

”Mereka hanya perlu terus berlatih dan mengasah kemampuan masing-masing. Tidak boleh ada kata berhenti berjuang,” pungkasnya. (afg/luq)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Berta SL Danafia
#atlet #medali #pamekasan #Aceh-Sumut #Kumite #karate #PON XXI