BANGKALAN, RadarMadura.id – Madura United (MU) memulai kompetisi Liga 1 musim 2024/2025 dengan hasil kurang memuaskan.
Laskar Sape Kerrap –julukan MU ditahan imbang 1-1 oleh tim tamu Maluku Utara (Malut) United saat bertanding di Stadion Gelora Bangkalan (SGB) kemarin (10/8).
Hasil akhir tersebut cukup merugikan bagi MU yang merupakan tuan rumah dalam laga itu.
Apalagi, MU unggul jumlah pemain setelah pemain Malut United Cassio Fernando Masquera diusir wasit karena melakukan pelanggaran keras kepada pemain MU.
MU sempat unggul lebih lewat tendangan 12 pas yang dieksekusi Luiz Marcelo Morais dis Reis alias Lulihna di menit ke-70. Sedangkan gol penyimbang MU dibukukan Tarsuro Nagamatsu di menit ke-81.
Pelatih MU Widodo Cahyono Putro mengapresiasi anak asuhnya yang dinilai sudah berjuang sekuat tenaga di laga perdana kompetisi musim ini.
Meskipun terdapat beberapa kelemahan timnya di laga perdana. ”Pemain harus selalu tetap fokus dalam pertandingan,” imbuhnya.
Skor 1-1 bukanlah hasil yang diharapkan MU. Akan tetapi, pihaknya akan meminta pemainnya untuk lebih semangat. Sebab, banyak pertandingan yang harus dilakukan MU ke depannya.
”Semoga ke depan bisa mendapatkan keunggulan di pertandingan yang lain,” harapnya.
Pelatih Malut United Imran Nahumary menyatakan, pertandingan melawan MU berjalan sesuai prediksi.
Yaitu, berjalan tidak mudah dan sangat ketat selama 90 menit waktu normal. Apalagi, timnya harus bertanding dengan 10 pemain.
”Kami apresiasi anak-anak, mereka bermain cukup baik di laga ini,” ujarnya.
Saat babak pertama selesai, Imran mengubah taktikal yang diterapkan untuk menghadapi MU. Di ruang ganti, pihaknya meminta pemain untuk tetap tampil menyerang agar bisa meraih tiga poin di babak pertama
”Biasanya saat kekurangan orang (pemain) kebanyakan memilih bertahan. Sementara kami tidak, tetap bermain terbuka,” katanya.
Pemain Malut United Wahyu Prasetya mengaku bersyukur meski harus pulang satu poin dari Pulau Garam.
Hasil tersebut cukup positif karena harus bermain 10 pemain. Serta bisa menjadi modal berharga untuk menghadapi pertandingan lainnya.
”Satu poin ini sangat berharga bagi kami untuk menghadapi pertandingan lain,” tukasnya. (jup/bil)
Editor : Fatmasari Margaretta