BANGKALAN, RadarMadura.id – Madura United (MU) memulai perjalanan di kompetisi Liga 1 musim 2024/2025 dengan menghadapi Maluku Utara United.
Pertandingan kedua tim tersebut akan tersaji di Stadion Gelora Bangkalan (SGB) pukul 16.00, Sabtu (10/8).
Pertandingan tersebut menjadi ajang adu taktik dan strategi bagi dua pelatih lokal.
Yakni, Widodo Cahyono Putro sebagai pelatih MU dan Imran Nahumarury sebagai juru taktik dari Malut United.
Keduanya merupakan segelintir pelatih lokal yang menukangi tim Liga 1 selain Rahmad Darmawan, pelatih Barito Putera dan Henri Susilo di Semen Padang FC.
Sedangkan 14 tim lainnya di Liga 1 menggunakan jasa pelatih asing.
Pelatih MU Widodo Cahyono Putro berharap timnya bisa mempermalukan Malut United di laga perdana musim 2024/2025.
Keinginan itu sudah cita-cita Laskar Sape Kerrap dalam persiapan terakhir yang dilakukan kemarin.
”Hampir semua pemain sudah siap (menghadapi Malut United). Meskipun ada yang tidak bisa diturunkan karena penyembuhan cedera, salah satunya M. Taufany Muslihuddin,” ujarnya.
Pelatih yang biasa disapa WCP itu menyatakan, Malut United merupakan tim baru di Liga 1 yang naik kasta musim ini.
Meski begitu, pihaknya mengumpulkan berbagai informasi tentang kekuatan lawan yang akan dihadapi.
Mulai dari nama-nama pemain di kubu lawan maupun dari laga-laga uji coba pernah dilakukan Malut United.
”Sebagian besar kami sudah tahu tipikal permainan para pemain lawan. Tentunya, antisipasi-antisipasi sudah kami persiapkan,” imbuhnya.
Pihaknya akan meminta anak asuhnya untuk mulai fokus dan enjoy bermain saat melawan tim tamu. Sehingga, timnya bisa meraih tiga poin perdana.
”Mudah-mudahan kami bisa berhasil (memenangkan) pertandingan,” katanya.
Sementara Pemain MU Koko Ari Araya mengatakan, persiapan yang dilakukan untuk berlaga di kompetisi Liga 1 musim 2024/2025 sudah lebih sebulan.
Sehingga, timnya sudah siap meladeni tim tamu.
”Perjalanan kami di Piala Presiden merupakan modal untuk menghadapi laga besok (hari ini),” ujarnya.
Sementara Pelatih Malut United Imran Nahumarury mengaku sudah menyiapkan tim dua bulan sebelum kompetisi dimulai.
Semua anak asuhnya siap untuk menguji kekuatan tuan rumah di hadapan suporternya sendiri.
”Kami masih memiliki satu hari lagi untuk menentukan siapa yang akan dimainkan besok (hari ini),” imbuhnya
Mayoritas penggawa Laskar Sape Kerrap musim ini adalah pemain baru.
Namun, pihaknya menilai anak asuhnya tidak boleh lengah terhadap tim tuan rumah. Sehingga, semua pergerakan pemain MU harus diwaspadai.
”Madura United tetaplah Madura United, musim lalu mereka banyak sekali pemain bintang tapi bukan berarti musim ini mereka (MU) tidak memiliki pemain bintang. Sehingga, saya berpikir musim ini MU juga harus diwaspadai,” imbuhnya.
Imran menambahkan, tim kebanggaan masyarakat Pulau Garam memiliki pelatih berpengalaman. Sehingga, tidak ada bedanya antara MU saat ini dengan musim lalu.
”Kami tidak hanya harus mewaspadai pemain yang ada di lapangan, tapi juga pemain yang masuk dari bangku cadangan,” tandasnya. (jup)
Editor : Fatmasari Margaretta