MALANG, RadarMadura.id – Dua atlet perguruan Pencak Silat Jokotole kembali mengharumkan nama Bangkalan.
Atlet perguruan Pencak Silat Jokotole Bangkalan itu sukses membawa pulang empat medali dari Olimpiade Olahraga Sains Nasional (O2SN) jenjang SMA tingkat Provinsi Jatim.
Pelatih Perguruan Pencak Silat Jokotole Bangkalan Agus Bindara Suhaimi mengutarakan, terdapat dua atlet yang dikirim untuk kejuaraan tersebut.
Yakni, Zada Athallah dan Habibur Rohman. Pihaknya bersyukur dua atletnya tersebut mampu berhasil membawa pulang empat medali.
Zada Athallah yang tampil di kategori seni solo kreatif berhasil mendapatkan medali emas. Selain itu, mendapatkan perunggu dari kategori seni jurus tunggal.
Sementara Habibur Rohman meraih medali emas dan perak di kategori yang sama. ”Alhamdulillah mereka pulang sebagai juara umum,” katanya Minggu (16/6).
O2SN tingkat SMA digelar di Kota Batu pada Rabu (12/6)–Jumat (14/6). Pihaknya bangga atas pencapaian dua atlet binaannya tersebut.
”Satu atlet mendapatkan dua medali, Mereka berhasil menyandang predikat juara umum dari 38 kabupaten/kota di Jatim,” tambahnya.
Prestasi dua atlet binaannya cukup memuaskan. Sebab, mereka berhasil unggul menjadi salah satu kabupaten yang berhasil juara untuk kategori putra dan putri.
”Sementara kalau kabupaten lain itu kompetitornya yang lulus hanya putra/putri saja. Kalau kami alhamdulillah lulus di keduanya. Ini akan tetap kami pertahankan dengan mengasah mental juara atlet,” pungkasnya. (ay/jup)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia