BANGKALAN, RadarMadura.id – Kompetisi Liga 1 musim 2023/2024 baru saja berakhir.
Namun, PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator sudah menentukan digulirkannya kompetisi Liga 1 musim 2024/2025. Yakni, akan digelar Jumat (2/8).
Ada beberapa perubahan yang akan diterapkan pada kompetisi Liga 1 musim depan. Salah satunya tentang jumlah pemain asing.
Tim-tim yang berlaga di Liga 1 bisa merekrut delapan pemain impor. Sementara pada musim 2023/2024, setiap tim hanya boleh merekrut enam pemain asing.
Direktur Utama (Dirut) PT LIB Ferry Paulus menuturkan, regulasi tentang pemain asing dipastikan berubah.
Perubahan tersebut disampaikan kepada tim-tim yang berkompetisi di Liga 1 pasca laga final leg kedua antara Madura United melawan Persib Bandung di SGB, Jumat (31/5).
Delapan pemain asing yang direkrut klub Liga 1 dapat dimasukkan dalam daftar susunan pemain (DSP) pertandingan.
Namun, yang boleh dimainkan tetap seperti kompetisi 2023/2024, yakni maksimal enam pemain asing. Satu di antaranya harus pemain Asia.
”Kita memberikan peluang lebih besar kepada pemain asing,” ujarnya.
Perubahan kuota pemain asing tersebut tidak bersifat wajib. Artinya, klub tidak harus merekrut pemain asing di bawah delapan.
Namun, pihaknya yakin, tim-tim yang berkompetisi di Liga 1 akan memanfaatkan peluang untuk merekrut delapan pemain impor guna menjaga kedalaman skuadnya.
”Sekarang banyak pemain asing yang tidak bisa main penuh selama satu musim. Misalnya, karena kendala cedera,” ujarnya.
”Makanya, perubahan kuota pemain asing ini bisa memberikan manfaat tersendiri,” imbuhnya.
Ferry mengeklaim, perubahan kuota permain impor tersebut tidak akan berdampak kepada SDM lokal. Apalagi terhadap timnas Indonesia.
Perubahan tersebut justru akan memberikan dampak positif bagi pemain lokal maupun timnas.
”Di Eropa pemain asing tidak dibatasi, tetapi kontribusi pemain lokal untuk timnasnya tetap besar,” katanya.
Ferry menambahkan, PT LIB juga sudah memastikan tetap mengharuskan tim-tim Liga 1 untuk memainkan pemain U-23.
Sebab, output dari kebijakan tersebut dianggap baik untuk pemain U-23. ”Sehinga bisa berkontribusi untuk Timnas Indonesia,” katanya. (jup)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia