BANGKALAN, RadarMadura.id – Kabar mengejutkan datang dari manajemen Madura United (MU) sehari sebelum menjalani laga kontra Borneo FC di babak championship series.
Pelatih kepala MU Mauricio Souza angkat koper. Kabar ini berdasarkan keterangan tertulis Direktur Utama PT PBMB Annisa Zhafarina Qosasi.
Dia mengatakan, Mauricio Souza tidak memperpanjang kontraknya bersama MU FC sejak Selasa (14/4).
Pelatih berpaspor Brasil itu tidak ingin memperpanjang kontraknya lewat adendum. Alasannya, ingin menyelesaikan urusan pribadinya di Brasil.
Kenyataan pahit itu harus diterima manajemen MU yang sedang berjuang di babak championship series.
”Kita mencoba untuk menerimanya dan keputusan ini sudah kami diskusikan secara matang,” ujar Annisa.
Pada babak championship series, MU akan berhadapan dengan Borneo FC.
Pelatih Borneo FC Pieter Huistra menanggapi kepergian Mauricio Souza. Meski MU tanpa pelatih kepala, lantas tidak membuat tim tenang.
Pieter Huistra menyebut, timnya memiliki pengalaman pahit saat menghadapi MU tanpa pelatih kepala.
Yakni, dibantai 4-0 saat bertanding di Stadion Batakan, Balikpapan, Minggu (17/4).
”Saya tidak senang dengan situasi (MU tanpa pelatih kepala) ini. Karena di pertandingan terakhir, MU juga tanpa pelatih, kita kalah 4-0. Saya lebih senang MU ada pelatihnya,” ucap Pieter Huistra.
Sementara Karteker Pelatih MU Rahkmad Basuki menyampaikan, timnya harus tetap fokus menghadapi laga perdana champhionship series.
Meskipun, berbagai dinamika terjadi di tubuh Laskar Sape Kerrap.
”Kita melewati berbagai momen sulit untuk ada di posisi seperti sekarang. Makanya kita tidak mau melewatkan momen penting (berlaga di championship) ini,” katanya. (jup/bil)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia