BANGKALAN, RadarMadura.id – Bangkalan memiliki tiga atlet renang bersaudara berprestasi yang sering mengharumkan Kota Salak.
Mereka adalah Akhmad Javier Hamid, Akhmad Javaz Hamid, dan Akhmad Jibra Hamid.
Sederet prestasi sudah pernah mereka raih. Mulai dari penghargaan level Madura, Jawa Timur, nasional, hingga Asia.
Prestasi paling prestisius didapatkan saat ketiganya tampil dalam kejuaraan Singapore National Age Group (SNAG) Swimming Championship 2024 yang digelar Maret lalu.
Tiga atlet kebanggaan masyarakat Bangkalan tersebut membawa 11 medali. Empat diraih Akhmad Javier Hamid, dua didapatkan Akhmad Javaz Hamid, dan enam medali didapat Akhmad Jibra Hamid (selengkapnya lihat grafis).
Karier tiga atlet bersudara dari pasangan Akhmad Ahadiyan Hamid dan Novayanti Rodhini tersebut dimulai dari Akhmad Javier Hamid.
Saat usianya di bawah lima tahun (balita), Javier mengenyam pendidikan anak sekolah dini (PAUD) di TK Assomadiyah, Kecamatan Burneh.
Lokasi lembaga itu dekat dengan aliran sungai yang biasa menjadi tempat anak mandi dan berenang.
Karena orang tuanya khawatir Javier ikut teman-temannya bermain air di tempat tersebut, akhirnya dia diajak belajar renang di tempat yang representatif.
Yakni, di Kolam Renang Banyu Biru, Kelurahan Tunjung, Kecamatan Burneh. ”Saat itu tidak ada niat untuk menjadikannya atlet renang. Yang penting bisa berenang, itu saja” ucapnya Minggu (7/4).
Namun karena kemampuan berenangnya cukup baik dan cepat, Javier akhirnya didaftarkan ke klub Hiu Surabaya saat duduk di bangku SD kelas I.
Sejak menjadi bagian dari klub renang itu, akhirnya banyak prestasi yang berhasil didapatkan.
Atlet yang tercatat sebagai siswa SMPN 2 Bangkalan itu mengaku, perjalanan kariernya di dunia renang masih sangat panjang.
Sebab, usianya baru 14 tahun. Javier mengaku akan terus giat berlatih dan meningkatkan kemampuannya. Dengan begitu, akan semakin banyak prestasi yang didapatkan.
Salah satu impiannya di dunia olahraga renang yaitu menjuarai olimpiade sehingga bisa menjadi perenang terbaik dunia. Dia sadar tidak mudah untuk memenuhi impiannya itu. Namun, bukan berarti mustahil.
”Berlatih dengan penuh semangat, tekun, dan konsisten,” imbuhnya.
Sementara Akhmad Javaz Hamid dan Akhmad Jibra Hamid mengaku tertarik olahraga renang karena sering diajak orang tuanya saat mendampingi Javier ketika berlatih.
Namun, ternyata keduanya memiliki bakat yang sama. Jadi, saat ini ketiganya intens berlatih di klub yang sama. ”Saat kakak (Javier) juara, kami juga ingin dapat juara,” ucap Javaz.
Sederet prestasi yang berhasil mereka dapatkan mampu meningkatkan geliat olahraga renang di Bangkalan.
Buktinya, saat ini bermunculan klub renang di Bangkalan. Begitu juga dengan kuantitas atletnya yang semakin banyak. (jup)