BANGKALAN, RadarMadura.id – Madura United (MU) menantang tuan rumah Bhayangkara FC di pekan ke-27 Liga 1.
Pertandingan tersebut menjadi laga hidup dan mati bagi tim tuan rumah. Sebab, Bhayangkara FC saat ini terpuruk di dasar klasemen.
Sehingga, The Guardian –julukan Bhayangkara FC– dipastikan tidak ingin kehilangan poin penuh saat tampil di markas sendiri demi bisa terlepas dari bayang-bayang degradasi.
Duel kedua tim tersaji di Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta Selatan, Jumat (1/3).
Akan tetapi, MU bukanlah lawan yang mudah dikalahkan. Apalagi, Hugo Gomes dan kawan-kawan dalam motivasi besar untuk melanjutkan tren positifnya.
MU meraih kemenangan dari dua pertandingan secara beruntun. Yakni, menang atas Persija Jakarta dan Persikabo 1973.
Asisten Pelatih MU Rachmad Basuki mengakui lawan yang dihadapi berada di zona merah.
Namun, laga melawan Bhayangkara FC bukanlah pertandingan yang mudah. Hal tersebut justru sering menjadi beban psikologis bagi para penggawa Laskar Sape Kerrap.
”Tim yang berada di papan bawah justru kadang motivasinya tinggi. Sementara kita kadang lupa memperhitungkan itu. Seperti yang terjadi saat melawan Persikabo,” ujarnya.
Karena itu, pihaknya selalu mewanti-wakti kepada seluruh pemain MU untuk tidak menilai kekuatan lawan dari klasemen.
Sebab, hal tersebut akan merugikan timnya sendiri. Selain itu, terkesan meremehkan lawan.
”Kami akan bermain seperti cara kami sendiri, dan tidak akan terpengaruh oleh penampilan lawan,” tutur pria asal Pamekasan tersebut.
Pihaknya sudah mempelajari kekuatan Bhayangkara FC dengan menganalisis pertandingan yang dijalani oleh calon lawannya.
Sehingga, pihaknya sudah menyiapkan strategi yang akan diterapkan untuk menghadapi Bhayangkara FC.
Rachmad menambahkan, ada beberapa pemain yang harus diantisipasi oleh anak asuhnya. Terutama mantan pemain MU yang saat ini berkostum Bhayangkara FC, Junior Brandao.
Pemain berpaspor Brasil itu diyakini akan termotivasi untuk mengalahkan mantan timnya, yaitu MU.
”Dia pasti memiliki motivasi lebih dan tinggi ketika menghadapi mantan timnya,” sambungnya.
Selain itu, MU akan mewaspadai dua legiun asing Bhayangkara FC lainnya. Yaitu, Radja Nainggolan dan Matias Mier yang merupakan kreator serangan Bhayangkara FC.
”Tiga pemain tersebut kami pikir akan menjadi key player dari Bhayangkara FC,” katanya. (jup/luq)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia