BANGKALAN, RadarMadura.id – Sarana dan prasarana (sarpras) latihan Perguruan Pencak Silat (PS) Comando Barisan Anti Anarkis (Cobra) minim.
Indikasinya, cabang olahraga pencak silat di bawah naungan IPSI Bangkalan tersebut harus menggunakan sekam dalam membina atletnya.
Ketua Umum PS Cobra Bangkalan Moh. Hidayat menyampaikan, perguruan pencak silatnya tergolong baru.
Saat ini baru tersebar di empat kecamatan. Yakni, Kecamatan Modung, Kokop, Blega, dan Tanjungbumi.
”Meskipun baru, alhamdulillah PS Cobra mulai banyak diminati dan kami sudah membuka ranting di empat kecamatan,” ucapnya.
Pihaknya mengakui pembinaan dilakukan dengan sarpras seadanya. Misalnya, samsak yang digunakan melatih pukulan dan tendangan terbuat dari sekam.
Ada juga yang terbuat dari ban yang diisi pasir. Keterbatasan itu tidak menjadi penghalang bagi perguruannya untuk berlatih.
”Masih belum mendapat support penuh, tapi itu tidak menjadi penghalang bagi kami,” ujarnya. (za/jup)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia