SUMENEP, RadarMadura.id – Stadion A. Yani Sumenep membutuhkan anggaran perbaikan yang sangat besar.
Jika diakumulasi, anggaran perbaikan tersebut diperkirakan butuh biaya Rp 5 miliar.
Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep Mohamad Iksan mengatakan, kebutuhan anggaran itu belum mendapat alokasi.
Tahun ini biaya perawatan Stadion A. Yani hanya disiapkan Rp 200 juta. Anggaran itu untuk biaya pengecatan tribun penonton di sisi utara dan selatan.
Namun, hingga sekarang program pengecatan tribun penonton belum terealisasi. Iksan mengutarakan, saat ini pihaknya menunggu jadwal pencairan anggaran.
”Sebelum anggaran dicairkan kan tidak bisa dilaksanakan. Jadi, kami masih menunggu,” ujarnya.
Iksan mengungkapkan, perbaikan Stadion A. Yani bukan sekadar butuh pengecatan saja.
Sebab, konstruksi bangunan arena olahraga sepak bola itu sudah banyak yang retak. Menurutnya, perbaikan perlu dilakukan secepatnya.
Dia mengeklaim sudah mengajukan anggaran perbaikan melalui anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).
Hanya, tahun ini belum mendapat alokasi anggaran. Untuk itu, pihaknya akan berupaya mengajukan kembali pada perubahan anggaran keuangan (PAK).
”Kami juga sudah mengajukan ke provinsi. Sepertinya sudah mendapat lampu hijau, hanya belum ada kabar lanjutan,” ungkapnya.
Anggota Komisi IV DPRD Sumenep Masdawi menyampaikan, semua alokasi anggaran yang disediakan harus dimanfaatkan dengan maksimal.
Terutama, porsi anggaran Rp 200 juta yang diperuntukkan untuk biaya pengecatan tribun.
”Kalau untuk pengecatan, saya rasa anggaran Rp 200 juta sudah sangat mencukupi,” ucapnya
Mengenai kebutuhan anggaran perbaikan konstruksi stadion, dia tidak bisa memberikan komentar banyak.
Sebab, harus dilakukan pembahasan terlebih dahulu. Yaitu, antara eksekutif dengan legislatif.
”Pengalokasian anggaran harus disesuaikan dengan kekuatan APBD. Kalau dianggap memungkinkan, kami akan mendorong untuk mendapat alokasi. Tunggu saja hasil pembahasannya setelah diajukan,” pungkasnya. (bus/bil)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia