BANGKALAN, RadarMadura.id – Latihan rutin menjadi ujung kunci prestasi Wahyudi Ahsan Abuyya dan Dimas Dwi Prayogi.
Kakak beradik itu berhasil meraih juara turnamen nasional Sakera Cup tahun ini juga berkat kekuatan doa orang tua.
Wahyudi Ahsan Abuyya dan Dimas Dwi Prayogi tampil menyakinkan pada saat bertanding di turnamen nasional Sakera Cup 2023.
Keberhasilan dua pemuda itu memang tidak terlepas dari kerja keras mereka sebelum bertanding di Universitas Trunojoyo Madura (UTM).
Wahyu bergabung dengan Seni Bela Diri Silat (SBDS) Tiga Serangkai sejak 2017. Dia terus menekuni seni bela diri.
Bahkan, pemuda kelahiran Jalan Pemuda Kaffa itu sering mengikuti kejuaraan seni bela diri. Baik tingkat kabupaten hingga tingkat provinsi.
Turnamen seni bela diri yang dia ikuti pada Sabtu (9/12) membuahkan hasil sangat baik. Pemuda 20 tahun itu berhasil menyabet juara pertama kejuaraan tingkat nasional tersebut.
Tentu dengan persiapan yang cukup matang. ”Latihan rutin sebelum berangkat bertanding event serta menjaga pola hidup sehat,” jelasnya.
Jauh-jauh hari dia mempersiapkan semuanya. Baginya, prestasi yang dia raih tidak terlepas dari doa dan restu kedua orang tua yang terus mendorong dan menyemangati untuk menekuni seni bela diri.
Banyak pengalaman menarik yang Wahyu rasakan saat bertanding. Dia sempat grogi lantaran sangat lama tidak menyentuh dan menginjakkan kaki di perlombaan.
Rasa gugup sempat menghantui saat bertanding di atas lapangan. Dia perlu beradaptasi kembali dengan ritme dan situasi.
Baginya, untuk menjadi pesilat sukses membutuhkan beberapa hal. Yakni, selalu bekerja keras dalam melakukan apa pun.
Kemudian, doa orang tua menjadi hal yang sangat penting, dan menyelesaikan pekerjaan apa pun yang belum tuntas jika masih dalam kadar kebaikan.
Wahyu pernah meraih beberapa prestasi di bidang seni bela diri. Dia pernah meraih juara 1 tanding kelas F Porkab Sampang 2018. Juara 1 tanding kelas F FO2SN Sampang 2016.
Juara 1 tanding kelas F KONI Sampang, juara 3 tanding kelas bebas turnamen silat Jawa Timur 2019, dan juara 1 tanding kelas G turnamen nasional Sakera Cup 2023.
Saudara kandung Wahyu juga menekuni bidang seni yang sama. Dimas Dwi Prayogi, 24, juga berkecimpung di seni bela diri sejak 2014.
Pada turnamen yang sama, dia juga ikut terlibat dan berhasil meraih juara 2 kelas H turnamen nasional Sakera Cup 2023.
”Pengalaman yang cukup mendebarkan karena sudah lama tidak bertanding, turun ke gelanggang,” kenang dia.
Persiapan sebelum bertanding tidak jauh beda dengan yang dilakukan oleh adiknya. Dia secara rutin melaksanakan latihan dan menjaga stamina tubuh dengan baik.
”Mempersiapkan diri dengan rekan-rekan di ranting dan doa bersama,” ujarnya. (za/luq)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia