SUMENEP, RadarMadura.id – Tampil di hadapan suporternya sendiri, Perssu Madura City (MC) tancap gas saat menghadapi Perseba Bangkalan di Stadion A. Yani, Sumenep, Selasa (5/12). Banyak peluang yang berhasil diciptakan para pemain Laskar Kuda Terbang –julukan Perssu.
Namun, peluang yang diciptakan selalu berhasil diantisipasi oleh kiper Perseba Bangkalan.
Kesempatan untuk mengubah papan skor datang di menit ke-13 saat pemain Perseba Bangkalan melakukan pelanggaran di dalam kota terlarang.
Wasit memutuskan untuk memberikan hadiah penalti kepada Perssu MC.
Wimba Sutan Fanosa yang maju sebagai algojo tendangan 12 pas berhasil menjalankan tugasnya dengan baik. Keunggulan 1-0 tersebut bertahan hingga babak pertama selesai.
Sedangkan di babak kedua, Perseba yang tertinggal 1-0 berupaya untuk menyamakan kedudukan.
Sementara, tim tuan rumah juga berupaya untuk menggandakan kemenangan. Sehingga, jual beli serangan membuat pertandingan semakin sengit.
Di penghujung laga, Perseba Bangkalan hampir memupuskan harapan Perssu MC untuk memperoleh tiga angka.
Namun, peluang yang diciptakan masih diselamatkan oleh mistar gawang.
Pelatih Kepala Perseba Bangkalan Mohammad Safi’i menilai, kekalahan di pertandingan perdana dinilai masih wajar.
Sebab, persiapan yang dilakukan timnya untuk menghadapi Liga 3 cukup minim.
”Persiapan kami sangat mepet. Ini tim lokal semua dan hanya melakukan latihan beberapa kali. Untuk striker, kita hanya punya satu,” katanya.
Sementara itu, Pelatih Kepala Perssu Madura City Budiardjo Thalib mengatakan, evaluasi harus dilakukan terhadap timnya.
Sebab, banyak peluang yang gagal dimanfaatkan dengan baik. Meskipun di laga perdananya, Laskar Kuda Terbang sukses meraih poin penuh.
”Hasil pertandingan ini belum sesuai ekspektasi. Jadi masih akan kami benahi kembali,” katanya. (iqb/jup)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia