SAMPANG, RadarMadura.id – Atlet dan pelatih penyumbang medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Jawa Timur bisa bernapas lega. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sampang telah mengatur jadwal pencairan bonus.
Pemberian reward tersebut akan dibagi menjadi dua tahap. Tahap pertama diberikan pada November 2023.
Sementara sisanya akan diberikan pada Maret 2024. Total anggaran yang disiapkan untuk insan olahraga itu sebesar Rp 1 miliar.
”Anggarannya tidak mencukupi (untuk bisa sekali cair). Sehingga, solusinya adalah harus dibagi menjadi dua tahap. Prestasi ini di luar prediksi kami. Capaiannya jauh melebihi target,” terang Ketua KONI Sampang Abd. Wasik pada Jawa Pos Radar Madura (JPRM).
Meski begitu, Wasik belum bisa memerinci nominal bonus yang akan diterima tiap atlet atau kelompok di ajang Porprov VIII Jawa Timur tersebut. Baik atlet yang berhasil meraih medali emas, perak, atau perunggu.
Namun, jika mengacu pada Porprov VII Jawa Timur, atlet peraih medali emas perorangan mendapat bonus Rp 20 juta.
Kemudian, peraih medali perak Rp 15 juta dan medali perunggu menerima bonus Rp 10 juta.
Lebih lanjut, untuk atlet beregu yang terdiri dari 2–6 orang, medali emas diganjar bonus sebesar Rp 22 juta.
Selanjutnya, untuk medali perak dan perunggu masing-masing mendapat bonus sebesar Rp 16,4 juta dan Rp 10,8 juta.
Pemkab Sampang juga memberi bonus kepada kelompok atlet peraih medali emas yang terdiri atas 7-25 orang mendapat bonus sebesar Rp 34,9 juta.
Kemudian, medali perak mendapatkan bonus Rp 26,2 juta dan medali perunggu sebesar Rp 18,6 juta.
Di sisi lain, pelatih yang berhasil mengantarkan atlet meraih medali juga diganjar reward. Khusus medali emas, nominalnya sebesar Rp 2,5 juta.
Kemudian, medali perak dan perunggu masing-masing memperoleh Rp 2 juta dan Rp 1 juta. (afg/luq)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia