INTERNASIONAL, RadarMadura.id – Liga-liga di Eropa Musim 2023/2024 sudah mulai bergulir. Namun, dari sekian banyak klub yang bertanding, ada sejumlah klub papan atas Eropa tidak memiliki sponsor utama yang selalu melekat di bagian depan jersey mereka.
Meski hanya terpampang di bagian depan jersey, keberadaan sponsor tersebut bisa membantu neraca keuangan klub. Contohnya saja perusahaan teknologi asal Jerman, TeamViewer menjadi sponsor di jersey Manchester United sejak Maret 2021. Kedua belah pihak menjalin kesepakatan kontrak dengan nilai GBP 235 juta (sekitar Rp 4,5 triliun) untuk lima musim.
Kerja sama dengan nilai kontrak yang besar itu menjadi pertimbangan sebuah perusahaan untuk mengambil langkah tersebut. Dengan demikian, tidak semua perusahaan mampu menyuntikkan dana yang cukup fantastis itu.
Berikut beberapa klub besar Eropa yang tidak memiliki sponsor di jersey mereka musim 2023/2024.
1. AS Roma
AS Roma telah memamerkan jersey baru mereka dengan menggandeng apparel ternama Adidas untuk musim 2023/2024. Namun, dalam jersey yang dipamerkan, mereka tidak menampilkan sponsor seperti pada umumnya. Sesuai dengan julukannya, Giallorossi masih setia memakai seragam warna merah dengan lis kuning di beberapa bagian.
Di sebelah kiri, ada logo serigala yang menjadi kebanggaan AS Roma. Sedangkan di kanan, ada logo Adidas yang menjadi tempat untuk apparel ini. Sebelum musim ini, AS Roma juga sempat tak memiliki di jersey mereka pada musim 2016/2017 silam. Tradisi dan gaya menjadi konsep utama jersey mereka tersebut.
Selain di musim 2016/2017, Roma kembali tak menggunakan sponsor di musim 2022/2023. Disponsori Digitalbits, klub memilih menghilangkan sponsor usai mereka belum mendapatkan pembayaran. Padahal kedua belah pihak sudah menandatangani kesepakatan sebesar 85 juta euro pada tahun 2021 silam.
Solusinya, mereka memakai slogan tradisional yakni SPQR (Senatus PopulusQue Romanus) yang memiliki arti Senat Beserta Rakyat Romawi. Meski terlihat berkelas dan menyenangkan melihat klub memberikan penghormatan kepada kota asalnya, singkatan tersebut hanya akan menghiasi kaos AS Roma hingga akhir musim. Klub dipastikan akan mencari sponsor baru untuk musim depan karena alasan komersial.
2. S.S. Lazio
Klub sekota AS Roma ini juga merilis jersey terbaru mereka untuk musim 2023/2024 tanpa sponsor. Tim Elang Ibu Kota –julukan Lazio meluncurkan seragam kandang yang mereplikasi jersey tahun 1974 lalu ketika mereka meraih scudetto pertama. Jersey kandang menampilkan warna biru langit tradisional dengan motif elang timbul di bagian depan serta leher V dengan lis putih. Namun, di bagian depan jersey masih terlihat polos tanpa adanya sponsor utama klub.
Sementara untuk produsen jersey Lazio masih dipegang oleh apparel ternama asal Jepang, Mizuno. Selain jersey kandang, Mizuno juga telah membuat jersey tandang Lazio berwarna biru tua dengan pola garis halus. Hiasan 3 warna bendera Italia di lengan merujuk pada scudetto 1973/1974.
3. Bordeaux
Klub asal Prancis Bordeaux juga merilis jersey tanpa sponsor untuk musim 2023/2024. Namun, ternyata ini bukan kali pertama bagi Bordeaux tampil tanpa sponsor di jersey mereka. Di musim 2021/2022, Bordeaux juga sempat tidak memiliki sponsor di jersey mereka. Bordeaux menggandeng apparel ternama Adidas untuk jersey mereka.
4. Chelsea
Merupakan salah satu klub raksasa di tanah Inggris, Chelsea mengarungi musim 2023/2024 tanpa sponsor. Chelsea telah merilis jersey kandang terbaru mereka Senin (10/7). Dalam jersey terbaru itu mereka memberi tribut kepada seragam yang digunakan The Blues musim 1997/1998. Itu merupakan musim di mana mereka menjuarai Piala Winners UEFA.
Namun, jersey buatan apparel ternama Nike berwarna biru beraksen putih dan berlabur emas dengan logo warna iridescent ini telah diluncurkan tanpa adanya logo sponsor. Dikabarkan kontrak tiga tahun dengan penyedia layanan telekomunikasi seluler 3 telah kedaluwarsa pada musim panas ini dan mereka masih belum mendapatkan sponsor baru.
Chelsea sempat menjalin negosiasi dengan perusahaan judi online bernama Stage. Namun, pada akhirnya Chelsea menarik diri dari pembicaraan setelah mendapatkan kecaman dari fans mereka. Sementara itu, Liga Premier Inggris memblokir kesepakatan sponsor dengan Paramount+ gara-gara menyalahi peraturan penyiaran.
Itu dia beberapa klub besar Eropa yang tidak memiliki sponsor utama pada jersey mereka. Mungkinkah jersey musim depan mereka akan tetap seperti musim ini? (bee)
Editor : Berta SL Danafia