PAMEKASAN, RadarMadura.id – Olahraga menembak di Kota Gerbang Salam minim peminat. Untuk itu, Cabang Olahraga (Cabor) Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Pamekasan akan menggelar kejuaraan nasional (kejurnas). Tujuannya, untuk memikat ketertarikan pemuda menyukai olahraga menembak.
Ketua Umum Cabor Perbakin Pamekasan Mukti Ali mengaku bahwa olahraga menembak masih sedikit peminatnya. Masyarakat menilai bahwa olahraga menembak merupakan olahraga mahal. ”Untuk menjadi atlet menembak, alat yang digunakan memerlukan biaya tidak sedikit. Satu senjata saja butuh dana Rp 5 juta,” katanya.
Dia tidak menampik bahwa olahraga menembak memang butuh biaya besar. Ditambah, proses perizinan membeli senapan yang akan digunakan juga cukup ketat. Meski begitu, Perbakin mengajak pemuda di Pamekasan untuk bergabung. Supaya, ke depan tidak hanya menjadi penembak yang suka berburu burung saja.
”Karena jika bergabung dalam cabor, mereka dilatih khusus dan ada wadah perlombaannya untuk mengukur kemampuan atlet,” terangnya.
Oleh karena itu, lanjut dia, untuk memancing minat pemuda, pihaknya akan menggelar Kejurnas Tembak Reaksi Air Action International Practical Shooting Federation (AA-IPSC) Level 2. Kejuaraan tersebut nanti akan dilaksanakan Sabtu-Minggu (26-27/8) di Lapangan Bola Kompi Senapan A Batalyon Mekanis 516/CY Pamekasan.
”Ini baru kali pertama Pamekasan menyelenggarakan kejurnas menembak,” katanya. (bai/daf)
Editor : Berta SL Danafia