Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Satu Kemenangan Saja Tidak Cukup

Abdul Basri • Kamis, 28 September 2017 | 07:05 WIB
Photo
Photo

SUMENEP – Kemenangan perdana di babak 16 besar Liga 2 berhasil diraih Madura FC Rabu sore (27/9). Saat menjamu Persiwa Wamena di Stadion Achmad Yani, Sumenep, tim berjuluk Laskar Jokotole unggul tipis 2-1.


Benny Ashar dkk meraih kemenangan pertama di pekan kedua Grup D babak 16 besar Liga 2, setelah berhasil menaklukkan tamunya, Persiwa Wamena.


Kemenangan ini menjadi pembuka yang manis bagi Benny Ashar dkk di kandang. Sesuai target pelatih Salahuddin, Madura FC harus selalu memang di laga kandang. Kemenangan itu memperketat persaingan di Grup D.


Pemain bintang Madura FC Oktovianus Maniani tidak tampil dalam laga tersebut. Pemain asal Papua itu sedang menjalani akumulasi kartu kuning. Meski demikian, anak-anak Madura tetap tampil trengginas.


Sejak menit awal, tuan rumah langsung menggebrak untuk mencari gol pembuka. Andre Vemberyono menjadi pencetak gol pertama. Sepakan kakinya di menit 13 tak mampu dijangkau oleh penjaga gawang Persiwa Wamena.


Skor bertahan hingga wasit meniup peluit tanda babak pertama berakhir. Keluar dari ruang ganti, Laskar Jokotole tak menurunkan tempo permainannya. Anak-anak Madura terus membombardir pertahanan tim tamu.


Benny Ashar menggandakan keunggulan tuan rumah. Lepas dari jebakan offside, sang kapten dengan tenang mengecoh penjaga gawang Persiwa Wamena melalui tendangan datarnya. Papan skor berubah menjadi 2-0 untuk keunggulan tuan rumah.


Namun upaya sang tamu untuk mengejar ketertinggalan membuahkan hasil. Tepatnya di menit ke-56, Janneth Kamare menipiskan selisih skor menjadi 2-1. Tak ada gol tercipta hingga akhir pertandingan. Skuad besutan Salahuddin akhirnya meraih poin penuh.


”Anak-anak tampil keras sepanjang pertandingan. Hasil ini sangat baik buat kami,” ujar Salahuddin usai pertandingan.


Menghadapi empat pertandingan tersisa, Salahuddin berharap anak asuhnya tak cepat puas. Para pemain harus tetap konsisten meraih kemenangan. Sebab, satu kemenangan saja tidak cukup menjaga peluang lolos ke babak selanjutnya.


Babak kedua pertandingan berjalan cukup keras. Beruntung pemainnya tak ada yang cedera. ”Pertandingan selanjutnya makin berat. Kami akan tetap evaluasi, mana yang harus kami benahi ya akan kami benahi,” tambah Salahuddin.


Sementara pelatih kepala Persiwa Wamena Djoko Susilo mengaku kecewa dengan kekalahan timnya. Dia mengungkapkan, gol Benny Ashar berbau offside. ”Seluruh pemain sudah berjuang maksimal,” singkatnya.

Editor : Abdul Basri
#madura fc