Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Puisi M. Fuadi

Hera Marylia Damayanti • Minggu, 10 Desember 2023 | 21:15 WIB
Ilustrasi. (Pixabay)
Ilustrasi. (Pixabay)

Puisi Terbang

Angin memincut mulut malam

Dengan benang keabadian

Jangkrik melontarkan mantranya

Supaya gema tak dipenjara

 

Mata menyerap kata

Dari kawanan semut yang berdansa

Terbitlah puisi tanpa sayap

Tapi terbang bagai kunang-kunang

 

Pintu dunia segera tutup

Bersama berangkatnya sajak tunggal

Supaya imajinasi yang terkunci

Gantung diri hingga mati

 

Battangan, 2023

………………………….

 

Pena

Kencing sejuta makna

Hanya kami yang punya

Kekasih seluas lautan

Hanya kami yang rasakan

 

Angin mengitari malam

Mencari ketenangan dan harapan

Segelas abjad mengutuk makna

Menjadi tebeng maha siksa

 

Padam bagi kami

Adalah belantara dalam hutan

Rumah berlinang darah

Paduan menyeramkan amat menakutkan

 

Battangan, 2023

………………………….

 

Sarung

Takdir dan petir

Adalah satu racikan

Untuk kami musuh kafir

 

Pekatnya nasib duniawi

Jadi panah pemangsa bulan

Yang elok dikenang

Dan seutuh kopi hitam

 

Majikan mengantar paham

Membunuh kuman tanpa tangan

Hanya irama-irama putih

Dengan kapten sang kyai

 

Battangan, 2023

………………………….

 

Tafsirul Jalalin

Di padang gersang bergelombang

Angin mengayunkan pena

Mendengar irama petir

Tinta terlantar

pekatnya duka di warnanya

terkurap diwajah ini

 

satu per satu gelombang hilang

bekasnya berkah yang amerta

makna demi makna di mangsa

biar puasnya duniawi tertanam

dan ukhrawi memanen bintang

 

ya Ilahi

ya Rabbi

ini hati dermaga merah

isilah dengan percikan surga”

 

Battangan, 2023

………………………….

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Hera Marylia Damayanti
#Tafsirul Jalalin #puisi terbang #sarung #pena