Searah Bantu Dropping Air Bersih untuk Masyarakat Terdampak Kekeringan di Sampang

Hendriyanto • Dipublikasikan Jumat, 9 Oktober 2026 | 13:17 WIB
LEPAS: Wakil Bupati Sampang H. Ahmad Mahfudz didampingi perwakilan SKK Migas Jabanusa, Searah dan KKKS lainnya melepas truk tangki bantuan sejuta liter air bersih di depan Pendapa Trunojoyo Sampang, Kamis (7/10/2026).
LEPAS: Wakil Bupati Sampang H. Ahmad Mahfudz didampingi perwakilan SKK Migas Jabanusa, Searah dan KKKS lainnya melepas truk tangki bantuan sejuta liter air bersih di depan Pendapa Trunojoyo Sampang, Kamis (7/10/2026).

SAMPANG, RadarMadura.id – Searah bersama SKK Migas Jabanusa dan kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) yang beroperasi di wilayah kerja Sampang memiliki kepedulian terhadap bencana kekeringan. Hal ini dibuktikan dengan penyaluran bantuan sejuta liter air bersih yang dilakukan secara simbolis di depan Pendapa Trunojoyo Sampang pada Kamis (8/10/2026).

Pendistribusian tersebut diresmikan langsung oleh Wakil Bupati Sampang H. Ahmad Mahfudz didampingi perwakilan SKK Migas Perwakilan Jawa Bali dan Nusa Tenggara (Jabanusa), KKKS wilayah kerja Sampang; Searah, PETRONAS Indonesia, HCML, Medco Energi dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Sampang.

Searah bersama SKK Migas menggandeng Pemkab Sampang dalam hal ini Forum Sampang Sehat (FSS) untuk membantu proses pendistribusian air bersih. Tujuannya agar bantuan tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Jabanusa, Febrian Ihsan, mengatakan bantuan air bersih tersebut merupakan bentuk kepedulian SKK Migas dan KKKS terhadap masyarakat Sampang. Pihaknya juga mendukung langkah Pemkab Sampang dalam menanggulangi kekeringan di sejumlah desa.

Baca Juga: Musik Tongtong Sumenep Pukau Publik Mataram, Turut Ramaikan Riders Parade MotoGP Mandalika 2026

Febrian menyadari bantuan air bersih tersebut belum dapat menyelesaikan persoalan kekeringan di seluruh wilayah Sampang. Namun, bantuan itu setidaknya dapat meringankan beban masyarakat yang mengalami krisis air bersih.

"Kami akan terus bersinergi dengan Pemkab Sampang dan membangun masyarakat dengan peningkatan kapasitas," terang Febri saat memberikan sambutan di Pendapa Trunojoyo Sampang.

Febri menambahkan, langkah ini merupakan bentuk kontribusi nyata hadirnya industri Migas di Sampang agar berdampak nyata terhadap masyarakat di daerah. "Kami merasa terpanggil, sehingga kami berkoordinasi dengan pemkab untuk bantuan sosial ini," kata pria berkacamata itu.

Pihaknya juga siap duduk bareng pemkab untuk mencarikan solusi jangka panjang untuk meminimalisir krisis air bersih di Sampang. Khususnya daerah yang masuk ring satu wilayah kerja KKKS di Sampang.

Wakil Bupati Sampang H. Ahmad Mahfudz yang mewakili Bupati Slamet Junaidi menyampaikan terima kasih kepada SKK Migas Jabanusa dan KKKS atas dukungan bantuan air bersih untuk masyarakat Sampang. Dia berharap bantuan sejuta liter air bersih tersebut dapat dirasakan masyarakat yang mengalami kekeringan.

Baca Juga: BRILink Agen Erni Layani 6.000 Transaksi per Bulan, Pendapatan Warung Naik Dua Kali Lipat

Selain memberikan bantuan jangka pendek, kata Mahfudz, Pemkab Sampang juga akan menyiapkan solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan kekeringan. Pemkab Sampang juga akan meminta dukungan dan keterlibatan SKK Migas serta KKKS dalam upaya tersebut.

"Sekali lagi kami ucapkan terima kasih kepada FSS, SKK Migas, Searah, PETRONAS Indonesia, Medco Energi dan  HCML yang telah bersama-sama membantu masyarakat Sampang," pungkasnya.

Ketua FSS Siti Farida juga menyampaikan terima kasih kepada SKK Migas dan KKKS yang telah mendukung bantuan air bersih bagi warga Sampang. Dukungan tersebut membuat cakupan wilayah penerima bantuan air bersih dapat diperluas.

"Semula hanya untuk Kecamatan Kedungdung, Robatal, Tambelangan, Karang Penang dan Sreseh saat ini bisa diperluas hingga Kecamatan Banyuates dan Pangarengan," terang Farida.

Selain menyasar rumah tangga, pendistribusian bantuan air bersih periode kedua juga menjangkau lembaga pendidikan, pondok pesantren, serta tempat ibadah seperti musala dan masjid. Masyarakat yang membutuhkan bantuan dapat mengajukan permintaan melalui hotline kekeringan FSS.

"Proses permintaan bantuan air bersih ini melalui hotline kekeringan kepada kami," pungkasnya. (dry)

Editor : Hendriyanto
Searah sampang bantuan air bersih kekeringan skk migas jabanusa