SAMPANG, RadarMadura.id – Berkas perkara pembunuhan Moh. Hasan masih ada di meja penyidik Polres Sampang.
Pasalnya, perkara tersebut belum dilakukan tahap satu oleh penyidik Satreskrim Polres Sampang hingga kemarin (5/10).
Kasihumas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo mengatakan, penyidik masih melakukan penyidikan lebih lanjut terhadap perkara pembunuhan dengan tersangka AN tersebut.
”Masih dilakukan pendalaman oleh penyidik yang menangani perkara tersebut,” katanya.
Eko menerangkan, pihaknya perlu menyempurnakan beberapa keterangan dalam berkas perkara tersebut.
Jika sudah lengkap, maka akan segera dilimpahkan kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang. ”Berkas perkaranya belum tahap satu,” terangnya.
Mantan Kapolsek Ketapang itu menyampaikan, penyidik masih melakukan pemanggilan saksi-saksi untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Utamanya, saksi yang mengetahui kejadian tersebut. Sebab, keterangan saksi sangat penting untuk melengkapi berkas perkara.
”Ada beberapa saksi-saksi yang belum datang untuk dimintai keterangan oleh penyidik,” ungkapnya.
Sebelumnya diberitakan, Moh. Hasan, seorang nelayan, ditemukan tewas bersimbah darah di Desa Dharma Camplong, Sampang, Kamis (10/9).
Dia diduga menjadi korban pembunuhan yang dilakukan AN.
Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, polisi mengamankan terduga pelaku AN tujuh jam setelah kejadian. (bai/bil)
Editor : Amin Bashiri