Serapan Belanja Modal Pemkab Sampang Rendah, Dewan Ingatkan Maksimalkan Pengelolaan Anggaran

Anis Billah • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 13:34 WIB
RAMAH: Kabid Akuntansi dan Pelaporan Nurul Fajariyah saat ditemui di BPPKAD Sampang Senin (21/9). (AYU LATIFAH/JPRM)
RAMAH: Kabid Akuntansi dan Pelaporan Nurul Fajariyah saat ditemui di BPPKAD Sampang Senin (21/9). (AYU LATIFAH/JPRM)

SAMPANG, RadarMadura.id – Kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang dalam mengelola APBD harus lebih serius. Sebab, serapan APBD tahun ini belum ideal. Hal itu disampaikan Kepala BPPKAD Sampang Hurun Ien melalui Kabid Akuntansi dan Pelaporan Nurul Fajariyah.

Dia menyampaikan, serapan belanja APBD hingga Agustus baru terealisasi 57,32 persen. Menurutnya, serapan tersebut belum maksimal karena semestinya sudah melebihi persentase tersebut.

”Itu karena ada beberapa serapan rendah,” katanya Senin (21/9).

Belanja APBD tahun ini mencapai Rp 1,8 triliun. Namun, hingga akhir Agustus baru terealisasi Rp 1 triliun atau 57,32 persen. Dengan begitu, masih ada sisa anggaran sekitar Rp 799 miliar.

”Terendah itu memang belanja modal,” ungkapnya.

Nurul mengutarakan, belanja modal Pemkab Sampang tahun ini dianggarkan Rp 140 miliar. Serapannya baru mencapai Rp 15 miliar atau 10,70 persen. Belanja modal ini erat kaitannya dengan pekerjaan konstruksi dan pengadaan barang dan jasa.

Baca Juga: Ketua TP PKK Sampang Ajak Masyarakat Gemar Makan Ikan

”Proses paket kontrak itu memakan waktu dan kami tidak tahu faktornya apa,” tuturnya.

Dia mengaku rutin menyampaikan evaluasi kepada OPD. Menurutnya, pencairan anggaran bisa dilakukan atau diserap OPD sejak awal semester. ”Jika mengacu pada tahun lalu, serapan belanja insyaallah realisasinya di atas 80 persen hingga akhir tahun,” paparnya.

Sekretaris Komisi II DPRD Sampang Muhammad Nur Mustaqim meminta pemkab bisa memaksimalkan serapan anggaran. Progres serapan tersebut harus disikapi serius oleh Pemkab untuk mengoptimalkan pengelolaan anggaran.

”Persoalan serapan anggaran ini harus ada ketegasan dari BPPKAD. Kami juga berharap PAD bisa ditingkatkan,” tandasnya. (ay/bil)

Editor : Anis Billah
Komisi II DPRD Sampang BPPKAD Sampang pemkab sampang belanja modal