Revitalisasi Enam Pasar, Diskopindag Sampang Ajukan Bantuan Puluhan Miliar

Amin Bashiri • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 07:40 WIB
FASILITAS: Masyarakat saat berada di Pasar Srimangunan, Senin (14/9).
FASILITAS: Masyarakat saat berada di Pasar Srimangunan, Senin (14/9).

 

SAMPANG, RadarMadura.id – Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Sampang mengusulkan permohonan bantuan dana untuk merevitalisasi enam pasar tradisional ke pemerintah provinsi dan pusat. Alasannya, anggaran yang dimiliki Pemkab Sampang terbatas.

Kabid Pengelolaan Pasar Subairi mengatakan, revitalisasi dilakukan dengan melakukan perbaikan secara total. Anggaran perbaikan tersebut tentunya membutuhkan dana yang tidak sedikit.

"Pemerintah daerah hanya mampu menyediakan anggaran di bawah Rp 1 miliar," katanya.

Menurutnya, ada enam pasar yang diajukan untuk mendapatkan bantuan dana program revitalisasi. Di antaranya Pasar Tamberu, Camplong, dan Batolenger diajukan ke pemerintah provinsi. Sedangkan Pasar Kedungdung, Tambelangan, dan Baturaksan diajukan ke pemerintah pusat.

"Totalnya Rp 36 miliar, karena setiap pasar kami ajukan Rp 6 miliar. Itu pun kalau dapat semua," tambahnya.

Dijelaskan, permohonan bantuan dana revitalisasi yang diajukan ke pemerintah provinsi pada tahun lalu itu gagal. Sedangkan dari pemerintah pusat belum ada kabar sampai saat ini.

"Untuk yang dari provinsi, kami diminta mengajukan kembali tahun depan," ucapnya.

Menurutnya, institusinya telah melakukan asesmen ke enam pasar tersebut. "Waktu itu kami sempat dijanjikan dapat satu, yaitu Pasar Tamberu. Tapi karena gagal, maka kami akan mengajukan permohonan bantuan dana kembali," pungkasnya. (ay/yan)

Editor : Amin Bashiri
Diskopindag Sampang pasar revitalisasi