Kabag Perekonomian Minta Pelanggan Bayar Tagihan Langsung ke Kantor Perumdam Trunojoyo

Hera Marylia • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 02:34 WIB
PENYALURAN: Petugas saat bersantai di depan kantor Perumdam Trunojoyo beberapa waktu lalu. (AYU LATIFAH/JPRM)
PENYALURAN: Petugas saat bersantai di depan kantor Perumdam Trunojoyo beberapa waktu lalu. (AYU LATIFAH/JPRM)

SAMPANG, RadarMadura.id – Persoalan tagihan tinggi yang dialami pelanggan meski tidak menggunakan air selama musim kemarau mendapat respons dari Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Sampang.

Atas persoalan tersebut, pelanggan diminta melakukan pembayaran tagihan secara langsung ke kantor Perumdam Trunojoyo Sampang.

Kepala Bagian Perekonomian SDA Sampang Kustantinah menyampaikan, pelayanan pendistribusian air saat ini memang mengalami kendala.

Kondisi tersebut terjadi karena sumber mata air mengalami penyusutan akibat musim kemarau.

"Kalau air tidak hidup segera melapor ke RT untuk mengajukan pembekuan," katanya Kamis (10/9).

Menanggapi keluhan pelanggan yang mendapatkan tagihan tinggi, dia menyarankan agar masyarakat melakukan komplain langsung ke kantor Perumdam Trunojoyo Sampang.

Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan kesesuaian tagihan yang harus dibayarkan.

"Warga bisa langsung komplain ke PDAM," tambahnya.

Menurut dia, menyikapi temuan tersebut, pelanggan juga diminta melakukan pembayaran secara langsung ke kantor Perumdam.

Untuk sementara waktu, pembayaran secara online tidak disarankan.

"Saran saya jangan pakai online dulu, jika tidak sesuai langsung ke sana," pintanya.

Sebelumnya, salah satu pelanggan asal Kelurahan Gunung Sekar, Yusron, mengeluhkan tagihan pembayaran yang tinggi.

Bahkan, tagihan tersebut lebih besar daripada biaya batas pemakaian minimum yang diterapkan Perumdam Trunojoyo Sampang. 

Padahal, dirinya mengaku tidak menggunakan air sama sekali selama satu bulan. (ay/han)

Editor : Hera Marylia
pembayaran tagihan tagihan tinggi komplain langsung Perumdam Trunojoyo pdam