Bupati Sampang Dukung Investor China Bangun Pabrik Garam Industri

Hendriyanto • Dipublikasikan Minggu, 13 September 2026 | 10:57 WIB
KEBERSIHAN: Bupati Sampang saat melakukan aksi bersih-bersih di Pantai Camplong, Sampang, Jumat (11/9).
KEBERSIHAN: Bupati Sampang saat melakukan aksi bersih-bersih di Pantai Camplong, Sampang, Jumat (11/9).

SAMPANG, RadarMadura.id – Rencana investor asal China membangun pabrik garam industri di Sampang mendapat dukungan Bupati Sampang H. Slamet Junaidi.

Orang nomor satu di Kota Bahari itu menilai investasi tersebut sejalan dengan visi pembangunan daerah, khususnya di sektor kelautan dan sumber daya alam.

Bupati yang akrab disapa Aba Idi itu mendukung langkah strategis PT Garam yang menggandeng investor asal China untuk merealisasikan pabrik garam industri di Sampang.

Dia berharap kehadiran industri tersebut memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Kami sangat mendukung kegiatan positif PT Garam, karena saya yakin akan memberikan dampak positif bagi daerah," katanya, Jumat (10/9).

Baca Juga: Tebar 10 Ribu Benih Lele Jadi Ikhtiar Achmad Jadid, Jurnalis Pamekasan Tambah Penghasilan

Menurutnya, masuknya investasi di sektor garam industri tidak hanya berpotensi mendongkrak perekonomian daerah. Kehadiran industri tersebut juga diharapkan membuka lapangan kerja baru bagi warga Sampang.

Pemkab Sampang, kata dia, akan terus membuka ruang seluas-luasnya bagi investor yang ingin menanamkan modal di Kota Bahari. Namun, investasi tersebut harus memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung pembangunan daerah.

"Semoga segera terealisasi sehingga langsung di rasakan oleh masyarakat Sampang," harapnya.

Terpisah, Kabid Perikanan Budi Daya Dinas Perikanan Sampang Moh. Mahfud menyampaikan dukungan terhadap investasi yang berpotensi meningkatkan kesejahteraan petambak garam.

Baca Juga: Kisah Mantan PMI Tati Purwanti Bangun Usaha Bubur Cirebon di Taiwan Bersama BRI

Namun, saat ini pihaknya sedang menyusun proposal untuk menawarkan potensi garam rakyat kepada investor asal Malaysia yang juga tertarik berinvestasi di Kabupaten Sampang.

Bahkan, fokus investor Malaysia tersebut diarahkan pada pengelolaan hasil produksi garam rakyat. Hal itu berbeda dengan rencana investor China yang, berdasarkan informasi yang diterimanya, akan berinvestasi melalui PT Garam (Persero).

"Untuk yang china saya baru dengar. Sepertinya dia akan berinvestasi dengan PT Garam (Persero), berbeda dengan investor Malaysia yang ke garam rakyat. Tapi kami siap jika ada hal yang perlu disiapkan," katanya. (ay)

Editor : Hendriyanto
investor china pt garam bupati sampang slamet junaidi