SAMPANG, RadarMadura.id – SMAN 3 (Smaga) Sampang memperingati milad ke-22 dengan berbagai kegiatan. Rangkaian kegiatan diawali dengan gebyar seni budaya dan dilanjutkan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat silaturahmi dan persaudaraan seluruh keluarga besar SMAN 3 Sampang.
Kepala Smaga Sampang Ahmad Saifuddin menyampaikan, peringatan Maulid Nabi tahun ini terasa lebih istimewa. Sebab, pihaknya juga turut mengundang sejumlah mantan kepala sekolah yang pernah mengabdi di Smaga. Kehadiran mereka menjadi bentuk penghargaan sekaligus upaya mengenang pengabdian yang telah diberikan untuk sekolah.
”Tujuannya tidak lain untuk membangun ukhuwah islamiyah supaya silaturahmi ini tetap terjalin dan menjadi pembelajaran bagi siswa untuk menghargai guru yang pernah mengabdi di sekolah,” katanya kemarin (10/9).
Menurutnya, milad ke-22 mengusung semangat meningkatkan silaturahmi, kreativitas, serta keaktifan siswa dalam kegiatan sosial. Di antaranya jalan-jalan santai (JJS) dan bakti sosial berupa khitanan massal.
Dirinya berharap, Smaga tidak hanya dikenal sebagai sekolah yang mencetak siswa berprestasi. Lebih dari itu, sekolah diharapkan mampu menjadi tempat yang kuat dalam membangun kebersamaan dan keharmonisan.
”Sekolah yang kuat bukan hanya karena prestasinya, tetapi juga mampu merangkul kebersamaan dan persaudaraan seluruh warganya. Membangun lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman tanpa bullying dengan meneladani akhlak Rasulullah SAW,” pungkasnya. (ay/bil)
Editor : Amin Bashiri