SAMPANG, RadarMadura.id – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Sampang memiliki inovasi bayi lahir langsung mendapatkan akta dan Kartu Identitas Anak (KIA).
Program yang dikenal Balada Cinta itu diimplementasikan di setiap puskesmas. Namun, tidak semua puskesmas bisa menjalankan program tersebut.
Plt Kepala Dispendukcapil Sampang Nuruddin menyampaikan, inovasi Balada Cinta sudah berjalan. Sejumlah puskesmas sudah melakukan nota kesepahaman untuk menjalankan program tersebut.
”Ada sekitar enam puskesmas yang melakukan MoU sebagai dasar kerja sama terkait inovasi Balada Cinta,” katanya Selasa (8/9).
Dia menjelaskan, inovasi itu diklaim untuk memudahkan pelayanan pembuatan akta tanpa harus datang ke Dispendukcapil. Yakni, cukup diurus di puskesmas yang sudah bekerjasama dengan Dispendukcapil Sampang.
”Tapi untuk KIA tidak bisa, harus puskesmas yang ke kantor (Dispendukcapil Sampang),” terangnya.
Nuruddin mengakui jika program tersebut belum bisa dilaksanakan di semua puskesmas. Saat ini, baru 13 dari 22 puskesmas yang telah bekerja sama untuk merealisasikan program tersebut. ”Mungkin sisanya sambil lalu jalan karena sudah arahan dari Kepala Dinkes,” paparnya.
Kepala Puskesmas Mandangin Rina Dwiyanti menyampaikan, pengurusan akta secara gratis untuk bayi sudah berjalan lama. Dulu dirinya mengurus secara manual dengan datang ke Dispendukcapil. Namun, kini berkas yang akan diajukan cukup diunggah ke aplikasi.
”Gratis buat rakyat Mandangin meskipun melahirkan di fakes lain. Dulu banyak yang tidak memiliki akta, jadi tidak bisa di-entry. Saya berinisiatif membantu menguruskan ke capil,” tukasnya. (ay/bil)
Editor : Amin Bashiri